Pariwisata
Kunjungi Gunungkidul, Sandiaga Uno Dorong Wisata Berkonsep Seni Pertunjukan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno kembali berkunjung ke Gunungkidul, Minggu (04/06/2023). Kunjungan ketiganya ke bumi handayani itu untuk menghadiri Workshop Kata Kreatif Kabupaten Gunungkidul yang bertempat di Taman Budaya Gunungkidul.
Ia mengatakan jika Kabupaten Gununkidul merupakan daerah yang spesial baginya. Dari puluhan Kabupaten/Kota yang ia kunjungi, Gunungkidul menyimpan potensi yang bernilai internasional. Disebutnya Desa Wisata Nglanggeran menjadi landmark yang membuatnya selalu ingat Gunungkidul, karena pada 2021 silam Desa Wisata Nglanggeran berhasil memenangkan desa wisata terbaik dunia.
“Tentu ini harus ditopang oleh ekonomi kreatifnya dan informasinya sudah ada uji petik di Kementerian terkait Desa Wisata Nglanggeran,” ucap Sandiaga Uno.
Dijelaskannya, uji petik merupakan salah satu dari lima belas program yang dijalankan oleh Badan Ekonomi Kreatif untuk menentukan subsektor jenis ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan dalam suatu wilayah. Desa Wisata Nglanggeran disebut masuk dalam subsektor seni pertunjukan. Maka dari itu, menururtnya dengan dipilihnya seni pertunjukan sebagai subsektor yang bisa dikembangkan di Desa Wisata Nglanggeran maka juga harus ditopang dengan sektor lainnya seperti kuliner.
“Analisisnya karena setelah menonton seni pertunjukan maka harus beli kuliner. Ini akan kita ubah yang tadinya rombongan hanya lihat-lihat saja menjadi rombongan jadi beli produk-produk kreatif di Gunungkidul,” terang Sandi.
Menurutnya, di Gunungkidul banyak sekali seni pertunjukan yang bisa digelar. Ia mencontohkan seperti jathilan, reog, doger, selain itu berbagai jenis kuliner di Gunungkidul menurutnya juga cukup untuk menopang hal tersebut.
“Gunungkidul ini terkenalnya kan belalang ya, padahal masih banyak misalnya coklat nglanggeran, tempe, ingkung kaleng, sampai sego liwet,” imbuh Sandi.
“Semangat ini harus kita manfaatkan dan kalau kita lihat lokusnya ini adalah desa wisata. Terlebih Gunungkidul masuk disalah satu dari 10 global geopark di Indonesia, ini bisa menjadi destinasi wisata yang luar biasa dan tentu fasilitasnya harus terus dibangun,” tutupnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
