Uncategorized
Menjamurnya Coffee Shop di Seputaran Wonosari
Wonosari,(pidjar.com)– Kehadiran coffee shop di Kabupaten Gunungkidul semakin mudah ditemui dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya tumbuh di pusat kota Wonosari, sejumlah kedai kopi juga mulai berkembang di berbagai kapanewon dengan menawarkan konsep dan suasana yang beragam.
Ketua PHRI Gunungkidul, Sunyoto, mengatakan beberapa tahun terakhir pertumbuhan coffee shop di Gunungkidul begitu pesat. Setiap sudut di kota banyak ditemukan coffee shop, bahkan di tingkat kapanewon pun juga mulai banyak ditenukan tempat nongkrong yang asyik dengan pilihan kopi dan jenis minuman lain yang komplit.
Coffe shop di era sekarang menjadi pilihan utama anak muda untuk berkumpul dan berinteraksi. Kondisi tersebut berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika angkringan lebih banyak menjadi tempat favorit untuk bersantai bersama teman.
“Kalau sekarang memang trennya anak-anak muda lebih memilih nongkrong di coffee shop. Dulu yang banyak diminati adalah angkringan,” ujar Sunyoto.
Menurut dia, berkembangnya usaha coffee shop tidak semata-mata didorong oleh minat masyarakat terhadap kopi. Akan tetapi sekarang seolah telah menjadi bagian dari gaya hidup seseorang.
“Dengan perubahan pola pergaulan dan gaya hidup anak muda sekarang ini mendorong pelaku usaha coffee shop untuk berpikir menyediakan tempat yang asyik, menu bervariasi dan nyaman,” kata dia.
Berbagai fasilitas yang disediakan juga menjadi faktor penentu dalam menarik pengunjung. Mulai dari jaringan internet, ruang yang nyaman, desain tempat yang menarik, hingga suasana yang mendukung aktivitas bekerja maupun belajar.
“Fasilitas pendukung menjadi salah satu daya tarik. Selain itu juga ada faktor gengsi dan status sosial yang tidak bisa dipungkiri turut memengaruhi pilihan tempat berkumpul,” jelasnya.
Banyak berdirinya coffee shop di Gunungkidul juga mencerminkan adanya peluang ekonomi yang terus berkembang. Dicontohkan di wilayah kota Wonosari saja sepanjang jalan Sumarwi, Baleharjo ke barat hingga Ledoksari banyak tempat-tempat ngopi baru. Belum lagi di gang-gang yang berada di pusat kota Wonosari. Banyak coffe shop dengan segala konsep yang ditawarkan.
Selain itu, di setiap wilayah kapanewon pun sekarang juga mulai tumbuh tempat ngopi yang seru.
Salah seorang pemuda asal Paliyan, Adhi mengatakan pertumbuhan kedai kopi di Gunungkidul belakangan memang tumbuh pesat. Suksesnya kedai-kedai kopi di kota, kemudian diadopsi di wilayah yang lingkupnya lebih kecil lagi.
Hal ini menjadikan peluang ekosistem ekonomi baru bagi pelaku usaha, utamanya anak muda yang tengah merintis bisnis.
“Di masing-masing kapanewon sekarang ini mulai banyak berdiri kedai kopi untuk nongkrong anak muda,” ucap Adhi.
Menurutnya, coffee shop bukan hanya tenpat untuk bersantai, bergaya dan perilaku konsumtif saja. Akan tetapi juga menjadi sebuah ruang produktif hingga tempat kerja alternatif bagi sebagian orang.
-
Uncategorized5 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya4 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized4 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial6 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
