Uncategorized
Pemerintah Klaim Tak Ada Petani Gunungkidul Yang Gagal Panen
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menyebut bahwa petani telah selesai panen raya pada musim tanam kedua (MT II). Pemerintah mengklaim bahwa pada saat ini tidak ada petani yang gagal panen. Selanjutnya ada sekitar 1.000 hektare lahan pertanian milik warga yang bersiap akan melakukan musim tanam ketiga. Lantaran sudah memasuki musim kemarau, rata-rata lahan yang ditanami pada MT III ini yang memiliki sarana perairan yang baik.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, sebagian besar petani telah menyelesaikan panen padi MT II pada Mei hingga Juni 2026. Sementara komoditas jagung dan kacang tanah pada MT II juga telah selesai.
“Yang hasil tanam di MT II sudah selesai panen semua. Alhamdulillah hasilnya bagus tidak terdampak kekeringan meski sudah kemarau,” kata Sekdin Pertanian dan Pangan Gunungkidul.
Berdasarkan data dari Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan menunjukkan luas tanam jagung pada MT II mencapai 6.341 hektare dengan total produksi sekitar 34.875 ton atau rata-rata produktivitas 55 kuintal per hektare. Sedangkan untuk padi, ada lahan seluas 8.756 hektare yang tersebar di Semin, Ngawen, Playen, Wonosari, Patuk, Nglipar, Karangmojo, Ponjong, Gedangsari, dan Semanu.
Masuk di musim tanam ketiga, saat ini ada setidaknya lahan seluas 1.000 hektare yang tengah bersiap untuk kembali dimanfaatkan untuk ditanami. Seribu hektare lahan ini hanya yang memiliki dukungan sumber air irigasi yang memadai seperti Ponjong, Playen, Patuk, Karangmojo, dan Semin.

“Sudah mulai bersiap untuk tanam. Kalau sebagian juga ada yang dimanfaatkan untuk tanaman hortikultura,” jelas Raharjo Yuwono.
Meski BMKG memprediksi bahwa kemarau di tahun 2026 ini lebih lama dan sifatnya kering, petani Gunungkidul tidak begitu khawatir. Sebab semuanya telah diantisipasi sejak jauh-jauh hari.
“Sejak selesai panen raya MT 1, petani langsung diimbau untuk segera melakukan olah lahan dan menanam tanaman yang tahan kurang air serta masa tanamnya singkat. Hasilnya, saat masuk awal kemarau semuanya sudah selesai panen. Tidak ada yang gagal panen,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan, untuk memperkuat ketahanan air sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam pengembangan sistem pengairan melalui program pompanisasi, pembangunan sumur bor, serta pipanisasi lahan pertanian produktif.
Sebanyak 24 lokasi calon penerima bantuan program pompanisasi dan pipanisasi dari pemerintah pusat tengah menjalani proses verifikasi administrasi. Lokasi yang diusulkan mayoritas berada di sentra produksi padi wilayah tengah dan utara Gunungkidul, meliputi Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin, Semanu, Karangmojo, Ponjong, Playen, dan Wonosari.
“Harapan kami seluruh lokasi yang diusulkan dapat lolos verifikasi sehingga dukungan infrastruktur pengairan semakin kuat dan produktivitas pertanian Gunungkidul terus meningkat,” pungkas Rismiyadi.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
