Pemerintahan
Pembangunan Jalan Baru Siraman-Jalur Cinta, Pemkab Segera Mulai Proses Pembebasan Lahan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemindahan kantor pemerintahan di satu kawasan terpadu yakni di lingkup Desa Siraman, Kecamatan Wonosari terus dikebut oleh Pemkab Gunungkidul. Selain melakukan pembangunan gedung, pemerintah juga akan membangun sebuah akses jalan untuk penunjang mobilitas baik masyarakat maupun ASN. Rencananya jalan ini juga akan menjadi icon wajah kota Wonosari yang baru.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bappeda Gunungkidul, Bambang Riyanto menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyusunan perencanaan pembangunan jalan baru di kawasan Siraman itu. Desain mengenai jalan yang direncanakan akan menjadi wajah Kota Wonosari yang baru ini telah ada. Dimungkinkan jalur tersebut akan dibuat layaknya pusat kota besar.
Tak hanya itu, jalur itu nantinya akan ditanami pohon perindang. Untuk luasan jalan nantinya akan dibuat dengan lebar 25 meter, sehingga aksesnya cukup luas. Sejumlah sarana lain juga akan menjadi pelengkap di jalur baru ini. Di mana nantinya jalur itu akan dibangun dari samping Balai Latihan Kerja (BLK) Siraman atau tepatnya di depan kawasan perkantoran terpadu menuju ke arah utara, kemudian tembus di Jalur Cinta.
“Desainnya sudah ada, kalau gambaran dan rencana kami dibuat sebagus mungkin. Karena jalur itu nantinya menjadi icon atau wajah kota Wonosari yang baru,” ucap Bambang Riyanto, Senin (09/03/2020).
Kurang lebih, tanah seluas 5 hektare akan dimanfaatkan dalam pembangunan ini. Pada tahun 2020 ini, Pemkab Gunungkidul baru akan melakukan pembebasan lahan. Sementara untuk pembangunan fisik, akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

“Fisiknya belum. Tapi untuk pembebasan lahan tentu secepatnya, kita selesaikan untuk bangun gedung di 2020/2021 dulu, jalannya menyesuaikan,” tambah dia.
Sementara untuk pembangunan kawasan pemerintahan secara menyentral di Desa Siraman sendiri ditargetkan rampung pada tahun 2024 mendatang. Pembangunan sendiri mulai dari beberapa gedung perkantoran, fasilitas lain, dan jalan aksesnya. Selama 5 tahun ini, pemerintah terus maksimal dalam melakukan pembangunan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Gunungkidul, Winaryo.memaparkan pembebasan lahan untuk jalan baru menuju pusat kota anyar di Siraman ini memang akan dilakukan tahun 2020 ini. Luasan sendiri masih menjadi bahan pembicaraan pemerintah kabupaten Gunungkidul.
“Minggu lalu sudah pemasangan patok. Untuk pengukuran masih diagendakan berkaitan dengan pembebasan lahan yang akan dilaksanakan 2020 ini,” ujarnya.
Disinggung mengenai penganggaran untuk pembebasan lahan, ia masih belum bisa berkomentar banyak. Pasalnya anggaran yang disiapkan juga mengacu pada hasil penilaian terhadap nilai jual tanah tersebut.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
