Sosial
Rayakan Natal Bersama, Pegawai Lintas Instansi Kecamatan Girisubo dan Rongkop Kumpulkan Dana Untuk Korban Tsunami
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Sakral dan agung namun di saat bersamaan terasa damai dan membawa kegembiraan. Suasana inilah yang tergambar dalam perayaan Natal bersama yang diadakan pegawai lintas instansi Kecamatan Rongkop dan Girisubo dalam tema “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita” di Aula Kecamatan Girisubo pada Jumat (04/01/2019) kemarin. Suasana semakin syahdu dengan sejumlah senandung pesan Natal oleh kelompok campursari Kidung Kinasih asuhan Purwo Rujito yang membawakan tembang-tembang rohani Natal bernuansa langgam dalam bahasa Jawa. Dalam perayaan Natal bersama ini juga diwarnai dengan pengumpulan dana untuk membantu korban tsunami di Selat Sunda.
Secara khusus, Pdt Andreas Sabat Prayogi, S.Si kala menyampaikan doa pembukaan Natal mengajak jemaat untuk membangun kedamaian dan kesejahteraan dengan bersandar pada Pancasila. Perbedaan latar belakang apa pun tidak untuk menjadikan manusia tercerai berai.
“Mari membangun kedamaian dan kesejahteraan di bumi Pancasila ini. Memasuki pemilihan presiden, masyarakat harus mengelola pesta demokrasi dengan baik, sehingga tidak terpecah belah,’’ ujarnya.
Pesan damai dan kebersamaan nilai damai dalam kebersamaan juga tergambar secara nyata dari CS Kidung Kinasih selaku pengisi acara utama dalam peringatan Natal tahun ini. Setidaknya ada tembang Manunggaling Salira, Isinya Kabar Kabingahan, Sih Rahmating Gusti hingga pujian lainnya dilantunkan untuk semakin meramaikan perayaan.
“Natal menyatukan perbedaan dan itu menumbuhkan toleransi, jiwa nasionalisme, kerukunan antarumat beragama. Itu semua harus terus dijaga dan ditumbuhkan. Tak hanya itu, Natal lintas instansi ini mengedepankan srawung, guyub serta memiliki kepekaan sosial. Maka, jadilah umat yang peduli terhadap sesama,” imbuh Roji Suyanta, Kades Karangawen.


Nilai kebersamaan ini juga ditekankan Romo Octavianus Eka Novi Setyanta, Pr saat memberikan renungan Natal kepada semua umat Nasrani yang hadir. Romo Octavianus mengajak umat untuk membangun kedamaian dan kesejahteraan dengan bersandar pada Pancasila.
Dalam khotbahnya, Romo Octavianus memberikan pesan penting kepada umat Nasrani se Rongkop dan Girisubo. Dia mengingatkan kepada jemaat, bahwa mereka mempunyai tugas untuk mewartakan damai sejahtera di Bumi Pancasila. Saat ini kondisi bangsa tengah mengalami banyak bencana, paling akhir adanya gelombang tsunami di Selat Sunda yang menelan korban jiwa di Banten dan Lampung. Butuh uluran tangan sesama untuk membantu sanak saudara disana yang sedang tertimpa musibah.
“Kasih Tuhan Yesus tidak lekang oleh panas, tidak lapuk oleh hujan. Karena itu mari kita balas dengan mempersembahkan hidup kepadaNya. Selamat Natal. Semoga damai &
kasih natal beserta kita semua,” pungkas Romo Octavianus.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
