Uncategorized
Satpol PP Tertibkan Pedagang dan Persewaan Tikar di Sempadan Pantai Sepanjang
Tanjungsari,(pidjar.com)– Satpol PP Gunungkidul memperketat pengawasan pemanfaatan ruang publik di kawasan wisata pantai. Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan penertiban terhadap pedagang-pedagang mainan dan jasa persewaan tikar yang berada di area sempadan pantai Sepanjang.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul, Sumarno, mengatakan penataan dilakukan terhadap aktivitas pedagang mainan hingga jasa penyewaan tikar yang selama ini memanfaatkan area pasir pantai.
Menurutnya, sempadan pantai merupakan ruang publik yang memiliki fungsi utama untuk menjamin kenyamanan, keselamatan, dan akses masyarakat secara umum, sehingga tidak diperkenankan digunakan sebagai lokasi usaha maupun dikuasai secara pribadi.
“Petugas di lapangan melakukan pendekatan secara persuasif. Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa area sempadan pantai (pasir) bukan ruang untuk aktivitas komersial,” ujarnya
Satpol PP tidak langsung mengambil langkah represif, petugas lebih mengutamakan edukasi dan dialog dengan pedagang maupun warga yang selama ini membuka lapak atau menawarkan jasa di kawasan pasir pantai.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memahami fungsi ruang publik sekaligus mencegah munculnya pihak-pihak tertentu yang terkesan menguasai area pantai untuk kepentingan ekonomi pribadi.
“Pada prinsipnya maaf jangan sampai ada yang seolah menguasai boleh di ruang publik,” tandasnya.
Sumarno menyebut, respons masyarakat sejauh ini cukup positif. Sebagian besar pelaku usaha mulai memahami bahwa kawasan sempadan pantai memiliki aturan pemanfaatan yang harus dipatuhi bersama.
Meski demikian, pengawasan tidak berhenti pada satu kali kegiatan. Satpol PP Gunungkidul memastikan edukasi dan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkala hingga kawasan sempadan pantai benar-benar steril dari aktivitas usaha.
“Pada prinsipnya menjaga pantai tetap menjadi ruang publik yang bisa diakses dan dinikmati semua masyarakat tanpa ada penguasaan ataupun aktivitas komersial di area tersebut,” pungkas dia.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
