Connect with us

Peristiwa

Selamatkan 2 Mahasiswi Yang Terseret Arus, Dukuh Muda Tewas Tenggelam di Kali Ngreneng

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar.com)–Niat hati ingin menyelamatkan 2 mahasiswa KKN yang hampir tenggelam, Wahyu Ristanto (25) warga Padukuhan Sempon Wetan, Kalurahan Dadap Ayu, Kapanewon Semanu justru harus kehilangan nyawanya. Dukuh muda ini tewas tenggelam di Sungai Ngreneng, Padukuhan Wediutah, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu pada Rabu (18/02/2026) siang tadi.

Kapolsek Semanu, AKP Pudjijono, menceritakan, kejadian bermula ketika korban bersama tiga mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan survei lokasi di kawasan Sungai Ngreneng. Setelah menyelesaikan survei dan dokumentasi, mereka berkumpul dan berenang di sungai.

“Sekitar pukul 12.20 WIB, dua mahasiswi tiba-tiba terbawa arus dan tenggelam. Korban yang berada di lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan,” ungkapnya.

Wahyu Ristanto berhasil menyelamatkan kedua mahasiswi tersebut dari derasnya arus. Namun naas, setelah berhasil mengevakuasi kedua mahasiswa itu, tetiba datang arus sungai yang cukup kuat. Meskipun memiliki kemampuan berenang, namun derasnya aliran sungai membuat Wahyu kewalahan.

Berita Lainnya  Bakar Pintu Ruang Kepala Sekolah, Pencuri Jarah SD N Piyaman 1

Korban sendiri sempat berusaha berenang menepi. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil. Tenaga yang sudah terkuras dan diikuti dengan terlalu banyak meminum air sungai, membuat Wahyu akhirnya tenggelam.

Mahasiswa lain yang panik segera naik ke daratan untuk meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian ke Polsek Semanu. Sekitar 20 menit kemudian, dua mahasiswa bersama warga turun kembali ke sungai dan membuka gejlek (penutup bendungan) untuk mengurangi debit air.

“Sejumlah warga lantas melakukan upaya pencarian dan penyelamatan kepada yang bersangkutan,” ucap Kapolsek.

Tak berselang lama, korban akhirnya berhasil ditemukan di sisi timur bendungan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia lantas dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Pelita Husada. Namun setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia

Berita Lainnya  Update Kasus Covid-19, 20 Orang Terkonfirmasi Positif Jalani Perawatan

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler