Peristiwa
Semin Porak Poranda Akibat Angin Kencang, Puluhan Rumah Rusak
Semin,(pidjar.com)– Cuaca ekstrem masih terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Hujan disertai angin kencang pada Selasa (03/03/2026) siang tadi, memporak-porandakan kawasan Kapanewon Semin. Tercatat berdasarkan data sementara, puluhan rumah rusak akibat disapu angin maupun tertimpa pohon. Tak hanya itu, akses jalan di belasan titik sementsra ini tertutup pepohonan yang tumbang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Gunungkidul, Edy Winarta mengungkapkan, hujan deras dan angin kencang terjadi di wilayah Semin pada Rabu siang mengakibatkan sedikitnya 21 bangunan rumah rusak. Kerusakan yang terjadi sendiri sebagian besar terjadi di bagian atap rumah.
“Lokasinya menyebsr di beberapa kalurahan. Seperti di kalurahan Semin, Bendung, Pundungsari dan beberapa di wilayah lainnya,” kata Edy saat dikonfirmasi.
Pasca kejadian, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Gunungkidul bersama dengan pihak kalurahan dan kapanewon bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan pertama serta asessment. Hasilnya, untuk kerusakan paling banyak berada di atap-atap rumah warga Kalurahan Pundungsari.
“Kategorinya rusak sedang. Beberapa rumah di kalurahan lain pun juga sama dan ada yang rusak ringan,” ucapnya.
Selain puluhan rumah rusak, pada kejadian cuaca ekstrem ini ada 15 titik akses jalan yang tertutup pohon tumbang dan melintang di jalanan.
Saat ini penanganan bersama masih terus berjalan untuk membuka akses jalan serta membersihkan puing-puing atap rumah warga yang rusak.
Edy menambahkan, warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat sapuan angin dan tertimpa pohon tumbang mendapatkan bantuan logistik berupa permakanan untuk kerjabakti.
Dengan cuaca yang masih dalam kategori buruk ini, BPBD Gunungkidul mengimbau agar warga memperhatikan peringatan dini dan informasi cuaca menjadi perhatian peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih yang menjadikan ancaman jika terjadi angin kencang.
Selain itu, jika terjadi hujan deras disertai angin kencang untuk menghindari pohon besar, tiang listrik, Reklame, daerah rawan longsor dan Daerah Aliran Sungai.
Sementara itu, Panewu Semin, Dasno mengatakan, sebagian besar rumah terdampak angin kencang telah dilakukan penanganan awal bersama dengan petugas BPBD serta kerjabakti bersama warga lain. Untuk pembenahan di atap dan pembersihan sisa-sisa puing akan dilanjutkan pada Kamis esok.
“Kerja bakti beberapa titik lanjut besok pagi tapi secara umum sudah tertangani dan terkondisi,” ucap Panewu.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian siang tadi. Kerugian material sendiri ditafsir Rp 2 juta sampai dengan Rp 3 juta di setiap titik terdampak.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
