Peristiwa
Siswa SD Ditemukan Meninggal Tenggelam Saat Ikuti Kegiatan Pramuka
Wonosari,(pidjar.com)– GSG (8) warga Kalurahan Wunung, Kapanewon Wonosari Gunungkidul, ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di sungai Kamal, Rabu, (16/10/2025) kemarin. Siswa yang baru duduk di kelas 2 SD ini tenggelam saat mengikuti kegiatan Pramuka yang diadakan oleh sekolahnya.
Kapolsek Wonosari, Kompol Edy Purnomo mengatakan, informasi yang berhasil dihimpun, Rabu siang SDN Kamal menggelar kegiatan pramuka yang diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.
Ada sekitar 80 siswa yang mengikuti kegiatan observasi alam di sekitar Wunung dengan jarak sekitar 2,5 km dari sekolah dengan 2 pendamping. Sekitar pukul 14.15 WIB, pendamping meminta para siswa mengamati segala jenis hewan di sekitar sungai Kamal.
Beberapa siswa masuk ke dalam sungai Kamal untuk mengamati kepiting sungai dan hewan lain yang berada di dalam air.hl sekitar pukul 15. 00 WIB, 2 pendamping kegiatan mengajak para siswa untuk kembali ke sekolah.
Dalam perjalan pulang ada beberapa orang tua siswa juga menjemput dijalan, setelah sampai sekolah siswa sudah kembali semua sekira pulul 16.00 WIB. Akan tetapi, ada 1 tas dan sepatu yang tidak ada pemiliknya yaitu milik GSG.

Saat itu, pendamping tidak merasa curiga kemudian meminta salah seorang siswanya untuk mengantarkan sepatu dan tas tersebut ke rumah GSG.
Hingga sekitar pukul 18.00 WIB, GSG belum kembali ke rumah. Pihak keluarga dan warga kemudian mencari GSD di wilayah Kamal termasuk di sungai yang digunakan untuk berkegiatan. Selama beberapa jam pencarian dan penyisiran di darat tidak membuahkan hasil.
“Kami menerima laporan kejadian itu kemudian turun ke lapangan untuk ikut pencarian,” kata Kapolsek.
Warga kemudian berinisiatif mencari di dasar sungai, tak berselang lama korban kemudian ditemukan di dasar sungai drngan kedalaman 4 meter.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tadi malam usai evakuasi korban kemudian dibawa ke RSUD untuk pengecekan lebih lanjut,” kata Kapolsek saat dikonfirmasi.
Hasil pemeriksaan, tubuh korban dalam kondisi kaku. Diperkirakan korban meninggal sudah 2 jam sebelum ditemukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
“Kami sebatas menerima laporan kejadian, untuk penyelidikan dan pendalaman kejadian ini belum ada komunikasi lebih lanjut dari pihak keluarga,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan adanya kejadian tenggelammya seorang siswa kelas 2 SD yang tidak diketahui hingga merenggut nyawa.
“Sudah mendapat informasi mengenai kejadian itu. Anak-anak mengikuti Pramuka. Salah satu kegiatannya mencari daun obat-obatan di sekitar sungai, untuk nantinya akan kami lakukan klarifikasi ke sekolah,” ucapnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized5 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
