Uncategorized
Tahun Baruan, ARTOTEL Suites Bianti-Yogyakarta Hadirkan Musik Era 80-an
Jogja, (Pidjar.com)–ARTOTEL Suites Bianti-Yogyakarta mengusung tema keanekaragaman budaya Indonesia era 80-an sebagai rangkaian Serenata Akhir Tahun. Program itu dirancang untuk memberikan pengalaman unik bagi masyarakat dari berbagai generasi dalam merayakan momen pergantian tahun. Dengan harga terjangkau dan ragam kegiatan menarik, hotel lifestyle bintang lima ini siap menjadi destinasi utama akhir tahun 2024.
Sebagai puncak acara, Swara Lokal: Jojing Jogjakarta menjadi daya tarik utama dengan countdown party yang menampilkan band terkenal asal Jakarta, Sisitipsi, serta penampilan dari Starlight Rock dan DJ Metzdub. Tidak hanya itu, berbagai permainan interaktif seperti lomba best costume 80-an, goyang terheboh, hingga permainan tradisional yang melibatkan pengunjung menambah keseruan acara.
Acara ini dibanderol dengan harga terjangkau hanya Rp 99 ribu net per pax, menjadikannya salah satu pilihan hiburan ekonomis dan berkualitas untuk malam pergantian tahun. Bahkan, pengunjung bisa berkesempatan memenangkan puluhan voucher menginap di jaringan hotel Artotel Group di Indonesia melalui permainan-permainan tersebut.
Selain dari Swara Lokal: Jojing Jogjakarta, untuk menutup tahun 2024 ARTOTEL Suites Bianti-Yogyakarta juga telah menyiapkan program seru lainnya seperti: Rasa Lokal yaitu dinner dengan berbagai varian daging yang diolah dengan citarasa nusantara, dibanderol dengan harga Rp200.000 nett/pax. Dan paket bundling dengan kamar Artsy Studio di program Wisata Lokal dengan harga Rp1.499.000 per kamar per malam.

Yulia Maria, Director of Marketing Communications Artotel Group mengatakan seluruh rancangan program Serenata Akhir.
“Tahun ini kami kemas sedemikian rupa dengan bernuansa lokal agar bisa menyasar ke seluruh target market hotel-hotel kami se-Indonesia dan mengajak tamu kami untuk ikut merasa bangga dengan budaya Indonesia. Kami yakin, dengan dikemas secara unik dan menarik maka para tamu akan bisa menikmati seluruh rangkaian program akhir tahun dari kami, “tuturnya.
Moch. Yusnie Azhari, selaku Director of Sales & Marketing ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta menjelaskan diambilnya tema tahun 80an tentu ingin mengembalikan memori masa lalu bagi Ayah-Ibu.
“Tapi tidak menutup kemungkinan untuk Gen-Z dan Millenial untuk merasakan ambiance yang dirasakan oleh Ayah-Ibu mereka. Melalui berbagai program di Serenata Akhir Tahun ini, ARTOTEL Suites Bianti-Yogyakarta ingin berbagi kebahagian dan keceriaan. Dan suatu kehormatan bagi kami, bahwa kami bisa menjadi bagian kenangan Anda dalam menutup tahun 2024 dan membuka lembaran baru di tahun 2025,” tandasnya. (*)
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized2 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
