Pemerintahan
Tak Ada Proses Pergantian Pasca Wafatnya Wakil Ketua, DPRD Gunungkidul Hanya Akan Diisi 44 Orang Hingga Akhir Periode
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meninggalnya Marsiyono, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul berdampak pada berubahnya komposisi pimpinan maupun keanggotaan DPRD Gunungkidul. Masa bakti anggota DPRD Gunungkidul periode 2014-2019 yang tinggal beberapa bulan lagi membuat kemudian Sekretariat DPRD Gunungkidul memutuskan untuk tidak akan mencarikan pengganti bagi posisi yang ditinggalkan Marsiono. Ini berarti, keanggotaan DPRD Gunungkidul hingga akhir masa jabatannya akan minus 1 orang, yaitu 44 orang.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi mengungkapkan, tidak akan diadakannya penggantian pada posisi Marsiono ini mengacu pada aturan yang berlaku. Di mana pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Gunungkidul maksimal dilakukan pada enam bulan sebelum masa kerja anggota dewan berakhir. Sementara atas meninggalnya politisi asal Golkar itu, masa kerja hanya tinggal beberapa bulan saja atau kurang dari 6 bulan lamanya.
“Kita mengacu pada aturan yang berlaku. Sesuai dengan aturan yang kami pedomani PAW hanya dapat dilakukan 6 bulan sebelum masa jabatan selesai, kalau sekarang PAW tentu sudah lewat dan menyalahi aturan,” ucap Agus Hartadi, Selasa (23/04/2019).
Ia mengatakan jika hingga bulan Agustus mendatang, anggota DPRD dalam menjalankan ketugasannya hanya berjumlah 44 orang. Sehingga dalam mententukan segala kebijakan perlu ekstra kembali. Terlebih jabatan yang diemban oleh bapak 6 orang anak tersebut sangatlah penting yaitu sebagai unsur pimpinan dewan. Nantinya anggota dewan DPRD Gunungkidul akan melakukan rapat bersama dalam menentukan langkah kekosongan posisi wakil ketua yang ditinggalkan mendiang Marsiono.
“Untuk kekosongan posisi yang beliau tinggalkan akan segera dirapatkan. Sesuai prosedur itukan jatah dari fraksi Golkar, tidak menutup kemungkinan salah satu dari anggota dewan akan naik jadi wakil ketua,” tambahnya.
Adapun selama periode anggota DPRD Gunungkidul 2014-2019 telah terjadi lima kali PAW. Rinciannya, dua pergantian terjadi di Fraksi PDI Perjuangan, sedang tiga lainnya berasal dari Fraksi Demokrat, PAN dan Golkar. Dalam prosesi PAW ini, seluruh kewenangan berada di tangan masing-masing partai. Sedangkan Sekretariat DPRD hanya dapat memfasilitasi segala keperluan yang dibutuhkan.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho memaparkan jika kepergian Marsiono meninggalkan duka yang menyelimuti Partai Golkar pasca pemilu 2019 ini. Marsiyono menurut Heri diduga meninggal lantaran kelelahan saat menjalankan segala persiapan pencalegannya. Heri menyebut bahwa wafatnya mendiang merupakan kehilangan besar bagi partai beringin ini. Dengan segala jasanya, Marsiono merupakan sosok panutan yang berjuang tanpa lelah untuk membesarkan partai hingga akhir hayatnya.
“Tentu kaget sekali, kemarin saja beliau masih bisa komunikasi. Beliau adalah bapak tauladan yang luar biasa, semangatnya tak pernah patah untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat,” ucap Heri Nugroho.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Budaya20 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
