Sosial
Jelang Coblosan Pilkades, Warga Ramai-ramai Tunggu Munculnya Pulung
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Banyak hal unik dan menarik yang mengiringi setiap hajatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Dalam ajang politik paling rendah dalam sistem ketatanegaraan ini, banyak hal yang cenderung mistis yang masih dipercaya masyarakat. Selain ketokohan maupun pergerakan kampanye, dalam setiap kali Pilkades digelar, masyarakat banyak menunggu munculnya Ndaru Kekuasaan atau juga disebut Pulung Kekuasaan. Meski tidak ada penjelasan secara keilmuan, pulung ini secara turun menurun dipercaya masyarakat muncul pada saat-saat menjelang pencoblosan. Saking menariknya, ada sebagian warga yang rela begadang setiap malam guna melihat fenomena ini.
Dalam kepercayaan warga masyarakat, setiap tokoh yang area rumahnya muncul pulung, maka dialah yang akan terpilih menjadi Kepala Desa.
Menanggapi fenomena pulung kekuasaan yang banyak dipercaya masyarakat Gunungkidul ini, salah seorang tokoh masyarakat sekaligus sejarawan Gunungkidul, CB Supriyanto, menyebut bahwa hal tersebut hanyalah sebuah mitos. Keberadaan mitos sendiri, menurut CB bisa terjadi lantaran banyak yang mempercayainya.
“Memang sampai saat ini masih banyak yang mempercayai, tapi tidak semua orang bisa melihatnya melainkan hanya orang tertentu,” ucap CB Supriyanto, Senin (18/11/2019).
Lebih lanjut ia mengatakan, memang sejak dahulu, keberadaan pulung kekuasaan dipercaya menjadi penentu calon penguasa. Pulung sendiri bisa terlihat antara tiga hingga empat hari menjelang pemilihan lurah.

“Kadang ada yang sebenarnya tidak lihat, tapi ngomong kalau melihat akhirnya menjadi rumor dan dipercayai. Ini yang terjadi,” beber Ketua Dewan Kebudayaan Gunungkidul ini.
Sementara itu, antusiasme menyaksikan munculnya pulung kekuasaan menjelang Pilkades ini sangat terasa di kalangan warga Padukuhan Karangasem, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan. Sejak beberapa waktu lalu, banyak masyarakat yang memilih tidak tidur untuk menanti munculnya pulung kekuasaan. Desa Karangasem sendiri memang beberapa hari mendatang akan menggelar Pilkades serentak.
“Kami banyak yang menanti di sawah timur desa, warga sendiri mulai begadang dari malam Minggu kemarin,” ucap salah seorang warga, Nanda.
Menurut Nanda, ada beberapa hal yang membuat ia bersama warga lainnya penasaran. Selain wujud asli dari pulung, ia juga penasaran siapa nantinya kandidat yang akan terpilih untuk memimpin Karangasem ke depan. Menjadi kepuasan baginya jika bisa mengetahui hasil pemilihan sebelum hari H pelaksanaan. Nanda sendiri mengaku selama ini belum pernah melihat keberadaan pulung kekuasaan setiap kali Pilkades di desanya.
“Kami hanya penasaran saja, biasanya lima hari sebelum pencoblosan katanya pulung akan terlihat jelas di sekitar rumah calon kepala desa yang akan jadi,” tandas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
