Sosial
Tambahan 5 Kasus Pada Hari Ini, 1 Tenaga Kesehatan Kembali Dinyatakan Positif Corona
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu terakhir ini, tambahan kasus covid-19 terus membanjiri Gunungkidul. Pada Senin (13/07/2020) ini, tercatat tambahan 5 kasus positif yang menimpa warga di Gunungkidul. Dengan penambahan ini, total ada 20 pasien positif yang dirawat di rumah sakit. Jumlah ini jauh melonjak dibandingkan beberapa waktu silam, di mana pasien positif sempat hanya 4 orang. Yang cukup menarik, dalam tambahan kasus beberapa waktu terakhir, terdapat sejumlah tenaga kesehatan yang terpapar corona.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menuturkan, adanya tambahan kasus tersebut diantaranya merupakan hasil penelusuran kasus yang sebelumnya terjadi di Kapanewon Playen. Adapun tambahan pasien positif merupakan perempuan 71 tahun, remaja perempuan berusia 16 tahun dan bocah laki-laki berusia 12 tahun. Ketiganya adalah warga Kapanewon Playen.
“Mereka merupakan klaster dari tenaga kesehatan yang sebelumnya dinyatakan positif,” kata Dewi, Senin (13/07/2020).
Dikatakan Dewi, penelusuran terhadap kasus tenaga kesehatan tersebut memang cukup banyak. Sebelumnya, ada dua orang yang merupakan anggota keluarga dari pasien tersebut juga telah dinyatakan positif.
Dari data yang dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, dalam klaster tenaga kesehatan Playen ini, telah ada 6 orang yang dinyatakan covid. Mereka diketahui positif setelah Dinkes melakukan polymerase chain reaction (PCR) tes terhadap keluarga pasien.

Sementara itu, Dewi melanjutkan, selain tiga warga Kapanewon Playen ini, hari ini juga ada tambahan kasus baru yang merupakan satu orang laki-laki berusia 83 tahun yang merupakan warga Kapanewon Nglipar. Ia diketahui telah melakukan perjalanan dari wilayah Jakarta, sehingga kemudian menjalani swab tes.
Untuk pasien positif lainnya dipaparkan Dewi merupakan pria berusia 32 tahun warga Kapanewon Wonosari. Yang bersangkutan sendiri berprofei sebagai tenaga kesehatan yang bekerja di Yogyakarta.
“Bekerja di RS Jogja tapi domisili di Gunungkidul,” beber Dewi.
Dengan adanya tambahan kasus ini, Dinkes juga akan melakukan penelusuran.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
