fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Songsong Mega Proyek Tol Jogja-Solo, Pemkab Genjot Pembangunan Kawasan Utara

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pembangunan jalur jalan tol ruas Solo Yogya yang tahapannya direncanakan mulai tahun 2020 dan ditargetkan selesai pada tahun 2025 diharapkan mampu memberi harapan bagi pengembangan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Dengan adanya kemudahan akses ini, nantinya akan mempermudah para wisatawan yang ingin masuk ke Gunungkidul. Semakin banyaknua pilihan alternatif jalur sendiri dipercaya akan mampu memajukan sektor pariwisata.

Diproyeksikan, pada jalur tersebut, salah satu exit tol akan berada di wilayah Prambanan. Dari exit toll ini, kemudian akan dihubungkan dengan jalur jalan Prambanan-Gayamharjo- Tawang-Ngalang-Gading-Saptosari yang selanjutnya akan terhubung dengan Jalur Jalan Lintas Selatan.

Jika nanti telah beroperasi, tentunya akan ada keuntungan yang lebih yang didapatkan oleh Kabupaten Gunungkidul dan masyarakat. Selain akses pariwisata menjadi makin mudah, ramainya jalur anyar ini juga akan memutar roda perekonomian masyarakat setempat. Selain itu, juga nantinya dipercaya akan memoncerkan pariwisata di kawasan utara yang saat ini seakan tenggelam dengan jumawanya sektor selatan.

Berita Lainnya  Polres Gunungkidul Redam Isu Ajakan Demo Bagi Pelajar

Pembangunan jalur di kawasan utara ini Ngalang-Tawang-Gayamharjo yang melanjutkan jalan baru Gading-Gedangsari sendiri dilanjutkan oleh pemerintah DIY. Selain pembangunan jalan, Pemkab Gunungkidul sendiri mulai melakukan pengembangan kawasan utara.

Kepala Bappeda Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanta menuturkan, selain program penyelesaian pembangunan, dari pemerintah juga akan mengembangkan kawasan strategis pariwisata di wilayah utara.

“Semua harus terencana dan optimal. Sinergitas berbagai sektor untuk mendukung-kawasan strategis tersebut,” ucap Sri Suhartanta, Senin (13/07/2020).

Pengembangan jangka pendek dan panjang pun perlahan mulai dipersiapkan oleh pemerintah. Pembangunan pariwisata yang dimaksud meliputi pembangunan destinasi pariwisata, pembangunan pemasaran pariwisata, pembangunan kelembagaan pariwisata dan pembangunan industri pariwisata saat ini tengah digagas.

Senada dengan hal itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono menuturkan, menyongsong dibangunnya jalur tol Jogja-Solo ini, pemerintah kabupaten juga tengah bersiap. Dengan jalur strategis itu, sektor utara akan dikembangkan sesuai dengan potensi daya tarik wisatanya dengan karakteristik yang dimiliki. Wilayah utara akan menjadi kawasan pembangunan pariwisata dengan keunikan yang dimiliki sebagaimana kawasan strategi pariwisata.

Berita Lainnya  Masih Proses Validasi, Pendaftaran Online Seleksi CPNS 2018 Belum Bisa Dilakukan Hari Ini

“Wilayah utara kaya akan potensi daya tarik wisata, bisa menjadikan alternatif kunjungan wisatawan dan bisa menjadi pengungkit pergerakan wisatawan,” ucap Harry.

Sebagai contoh, potensi yang dimiliki mulai dari Gunung Gentong, Gunung Gambar, Hutan Wonosadi, Green Village dan beberapa jenis lainnya. Dengan perbaikan infrastruktur ini, wisatawan dapat mengakses lebih mudah obyek wisata di Gunungkidul.

“Harapan kami masyarakat kawasan zona utara ikut terlibat aktif dalam pembangunan kepariwisataan dan akan meningkatkan belanja wisatawan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler