Info Ringan
Tujuh Film Lama Bertema Romantis Sedih
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bosan menonton film romantis dengan jalan cerita yang klise, dan mudah ditebak? Pidjar punya panduan untuk Anda berupa daftar film romantis unik yang wajib Anda tonton! Cerita film-film berikut memiliki kisah yang tak biasa, dan sebagian dapat menggugah emosi dan sisi hopeless romantic dalam diri Anda. Selamat menikmati!
Eternal Sunshine of a Spotless Mind (2004)

“What a loss to spend that much time with someone, only to find out that she’s a stranger.”
Setelah putus hubungan, Clementine (Kate Winslet) yang patah hati melewati prosedur penghapusan memori untuk melupakan kenangan bersama sang mantan, Joel (Jim Carrey). Saat mengetahui tindakannya, Joel pun ikut melakukan prosedur yang sama… sampai mereka berdua bertemu kembali di sebuah kereta dan jatuh cinta lagi. Film yang disutradarai oleh Michel Gondry ini memenangkan piala Oscar untuk Best Original Screenplay, dan Kate juga mendapat nominasi sebagai Best Actress.

Amélie (2001)

“You don’t have bones of glass. You can take life’s knocks.”
Romantic comedy with a touch of fantasy? Yes, please! Film Prancis yang disutradarai oleh Jean-Pierre Jeunet bercerita tentang seorang wanita muda, Amélie Poulain (Audrey Tatou), yang diam-diam suka membantu orang lain dengan berbagai cara yang imajinatif. Kebaikan hatinya dan takdir menuntunnya ke seorang pria misterius, dan penonton pun diajak untuk menelusuri kota Paris yang indah dari mata seorang Amélie.
Blue Valentine (2010)

“You always hurt the one you love… the one you shouldn’t hurt at all.”
Blue Valentine menghancurkan ilusi “happily ever after” yang seringkali disuguhkan oleh film-film romantis. Selamat datang ke hubungan Dean (Ryan Gosling) dan Cindy (Michelle Williams) yang sangat realistis, di mana mereka mengalami masalah dalam pernikahan dan konflik yang tak kunjung selesai. It is heartbreaking, namun sutradara Derek Cianfrance memang tidak ingin membohongi penonton dengan dongeng cinta sejati.
(500) Days of Summer (2009)

“Some people are meant to fall in love with each other, but not meant to be together.”
This is a story about boy meets girl, namun ini bukan sebuah kisah romantis yang klise – Tom (Joseph Gordon-Levitt) jatuh cinta dengan Summer (Zooey Deschanel), dan film ini menceritakan hubungan mereka yang berlangsung selama 500 hari dari perspektif sang pria. Bila Anda sedang mencari film dengan kisah cinta yang lebih realistis, ini film yang wajib ditonton. Plus, soundtrack film ini dipenuhi dengan lagu-lagu indie yang bisa Anda masukkan ke playlist!
Moonrise Kingdom (2012)

“I love you, but you don’t know what you’re talking about.”
Cinta muda. Sutradara Wes Anderson dan Roman Coppola menyuguhkan cerita cinta yang polos dan refreshing antara dua anak: Sam (Jared Gilman) merupakan seorang yatim piatu yang kabur dari kamp pramuka untuk bertemu dengan sahabat penanya, Suzy Bishop (Kara Hayward), seorang gadis pemberontak nan galak yang tidak betah tinggal di rumah. Mereka melarikan diri ke sebuah pulau terpencil tanpa memedulikan keluarga dan polisi yang sedang mencari keberadaan mereka.
In the Mood for Love (2000)

“Feelings can creep up just like that. I thought I was in control.”
Ini dia film masterpiece oleh sutradara legendaris Wong Kar-wai! Pada tahun 1962, jurnalis Chow Mo-wan (Tony Leung) dan tetangganya, Su Li-zhen (Maggie Cheung) menjadi dekat saat mereka menemukan bahwa istri dan suami mereka sedang berselingkuh dengan satu sama lain. Kedua pemeran utama malah berusaha menyangkal perasaan cinta yang bertumbuh agar mereka tidak melakukan kesalahan yang sama. Film ini telah memenangkan 12 penghargaan film dari Hong Kong, Prancis, Inggris, Jerman, dan Eropa, lho.
Closer (2004)

“Lying is the most fun a girl can have without taking her clothes off.”
Sudah bosan dengan cerita cinta segitiga? This is next-level. Film yang memenangkan 8 penghargaan film termasuk 2 Golden Globe Awards ini mengilustrasikan cinta segi empat yang rumit dan disfungsional. Tidak seperti kisah In the Mood for Love, film yang dibintangi oleh Natalie Portman, Jude Law, Julia Roberts, dan Clive Owen ini lebih toxic, kasar, dan tidak realistis.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
