Info Ringan
Tujuh Tips Memasak Jengkol Agar Tidak Bebau
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Khusus bagi Anda yang ingin mencoba makan jengkol tetapi enggan dengan baunya, ada beberapa cara memasak jengkol agar tidak bau. Tips berikut ini bisa dipraktikkan sendiri di rumah. Meski mungkin aroma tersebut tidak hilang sepenuhnya, bau jengkol bisa sedikit dikurangi sehingga tidak terlalu kuat dan mengganggu. Apa sajakah itu? Ini dia beberapa tipsnya untuk Anda dilansir dari bacaterus!
Direbus Bersama Daun Jeruk
Tips pertama yang bisa dilakukan agar aroma jengkol tidak terlalu kuat adalah merebusnya bersama dengan daun jeruk. Daun jeruk memiliki aroma wangi yang sangat kuat. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkannya untuk “menutupi” aroma jengkol yang tidak kalah kuat. Siapkan beberapa lembar daun jeruk, khususnya daun jeruk purut kemudian cuci bersih dan iris. Sebelum diolah menjadi aneka hidangan sedap, jengkol biasanya direbus terlebih dahulu agar empuk. Pada saat inilah daun jeruk nipis yang sudah diiris dimasukkan ke dalam rebusan jengkol. Jengkol Anda pun tidak akan terlalu beraroma menyengat.
Rebus Menggunakan Daun Jambu Biji
Selain daun jeruk purut, daun jambu biji juga dapat diandalkan untuk menghilangkan bau tidak sedap pada jengkol. Cara penggunaannya sama saja: Anda cukup merebus beberapa lembar daun jambu biji dengan jengkol. Selain dapat mengurangi bau yang menyengat, daun jambu biji juga bisa membuat tekstur jengkol menjadi lebih cepat empuk. Sehingga pada saat dikonsumsi, jengkol lebih terasa nikmat. Jangan lupa untuk membuang air rebusannya agar racun dalam jengkol juga ikut terbuang.
Merendam Jengkol Menggunakan Air Kapur Sirih
Cara memasak jengkol agar tidak bau selanjutnya dimulai pada saat perendaman. Sebelum merebus dan mengolah jengkol, disarankan untuk merendam jengkol selama satu malam menggunakan air kapur sirih. Jika aroma jengkol masih terasa menyengat, Anda bisa memasukkan air kapur sirih pada proses perebusan. Rebus jengkol hingga matang dan empuk. Setelahnya, selamat Anda bisa menikmati jengkol tanpa bau yang terlalu mengganggu!
Rebus Jengkol Menggunakan Campuran Abu Gosok
Tips selanjutnya agar bau jengkol dapat berkurang adalah merebusnya dengan abu gosok. Abu gosok biasanya digunakan untuk membuat telur asin. Akan tetapi kali ini, ia juga bisa diandalkan untuk menghilangkan bau pada jengkol. Abu gosok merupakan limbah pembakaran dari sekam padi. Berbentuk abu namun kasar, ia juga bisa digunakan untuk mencuci alat rumah tangga, khususnya menghilangkan noda gosong pada bagian bawah wajan atau panci. Untuk menghilangkan aroma jengkol, sehabis merebusnya dengan abu gosok, diamkan sebentar lalu ganti air rebusan dengan air dingin. Kemudian diamkan lagi selama satu malam sebelum jengkol diolah menjadi aneka hidangan lezat.
Merebusnya Menggunakan Daun Salam
Jika Anda kesulitan mendapatkan daun jeruk purut, bisa menggantinya dengan daun salam. Daun salam juga memiliki aroma yang sedap. Ia biasa digunakan sebagai penambah aroma pada aneka masakan. Nah! Sebab aromanya yang wangi, daun salam juga bisa dimanfaatkan sebagai “senjata” penghilang bau jengkol. Caranya sama dengan tips menggunakan daun jeruk, yaitu rebus jengkol bersama dengan daun salam. Selamat mencoba!
Merendam Menggunakan Air Cucian Beras
Cara lain memasak jengkol agar tidak bau adalah merendamnya menggunakan air cucian beras. Rendam kurang lebih satu malam, setelah itu buang air rendaman dan ganti menggunakan air cucian beras yang baru. Ulangi setidaknya selama 2 sampai 3 malam. Kemudian, saring dan keringkan jengkol untuk selanjutnya dibilas. Baru setelah itu, jengkol bisa direbus dan diolah. Selamat menikmati jengkol tanpa bau yang terlalu menyengat!
Rebus Menggunakan Kopi Bubuk
Tips selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan bau jengkol adalah merebusnya menggunakan kopi bubuk. Pertama, cuci jengkol terlebih dahulu hingga bersih. Kemudian rebus menggunakan campuran kopi bubuk. Rebus dengan api kecil selama kurang lebih satu jam. Jangan lupa, setelah merebusnya, cuci bersih kembali jengkol Anda. Tujuannya tentu saja agar tidak ada aroma atau rasa kopi yang tertinggal. Aroma kopi yang takkalah kuat dipercaya dapat menetralisir bau.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized4 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
