Uncategorized
Ubur-ubur Beracun Mulai Mendarat di Pesisir Selatan Gunungkidul
Tanjungsari,(pidjar.com)– Memasuki periode Juli–Agustus 2026, wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Gunungkidul diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan ubur-ubur beracun atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai impes. Karena belakangan ini hewan laut ini mulai mendarat di pesisir selatan Gunungkidul.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa wilayah II Pantai Baron, Marjono mengatakan saat ini merupakan musim impes mendarat sehingga berpotensi membahayakan pengunjung. Berdasarkan hasil pemantauan di sepanjang pantai sudah ada lebih dari 8 orang yang tersengat impes.
“Sejak pekan lalu jumlah impes mulai meningkat di Pantai Krakal, Pantai Sepanjang dan sekitarnya sudah mulai ditemukan impes,” kata Marjono.
Marjono mengingatkan wisatawan agar tidak menyentuh impes meskipun terlihat terdampar di tepi pantai. Sengatan hewan tersebut dapat menimbulkan berbagai reaksi, mulai dari rasa panas, gatal-gatal, sesak napas, hingga pingsan.
Ia mengimbau seluruh pengunjung untuk selalu memperhatikan peringatan dari petugas SAR, mengawasi anak-anak saat bermain di tepi pantai, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan impes atau mengalami sengatan.
“Kalau melihat impes di tepi pantai, jangan dipegang. Segera menjauh dan beri tahu petugas agar bisa ditangani,” tambah dia.
Menurutnya, pada bulan-bulan Juli Agustus merupakan waktu hewan laut ini menepi. Tidak menutup kemungkinan kedepan akan semakin banyak, namun juga bisa jadi justru lebih sedikit.
“Kalau berdasarkan bulannya memang waktu mendarat di tepian pantai. Tapi kalau melihat arus, untuk saat ini arusnya ketengah. Kami imbau pengunjung berhati-hati dan tidak memegangnya,” tandas dia.
Selain seruan imbauan, pihaknya juga melakukan pemasangan banner-banner pemberitahuan mengenai impes serta bahaya dari sengatan hewan tersebut. Kemudian imbauan mengenai batas-batas aktivitas di pantai agar tidak membahayakan wisatawan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
