Connect with us

Uncategorized

Rentetan Laka Tunggal Proyek Gorong-gorong di Jalan Playen-Paliyan, Polisi Ultimatum Rekanan Penggarap

Diterbitkan

pada

Playen, (pidjar.com)–Sedikitnya sembilan pengendara diduga menjadi korban kecelakaan tunggal di lokasi proyek peningkatan Jalan Playen-Paliyan, Kapanewon Playen. Rentetan kejadian ini akhirnya menbuat polisi turun tangan. Polisi menemukan pengamanan di lokasi pekerjaan belum memadai dan mengultimatum kontraktor penggarap proyek untuk segera melakukan perbaikan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Martana, mengatakan pihaknya langsung mengecek lokasi usai menerima laporan adanya sejumlah kecelakaan di area proyek. Saat petugas tiba, penanda maupun pengamanan di lokasi pekerjaan dinilai belum terlihat cukup jelas.

“Sebelumnya kami sudah koordinasi dengan pihak pengembang juga. Saya perintahkan untuk segera dipasang police line untuk pengamanan sementara,” kata Martana saat dihubungi, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, Satlantas juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait maupun pihak pelaksana proyek untuk mengevaluasi sistem pengamanan selama pekerjaan berlangsung agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Berita Lainnya  Ribuan Warga Mengenang Jejak Perjuangan Jenderal Sudirman

“Kami akan koordinasi lagi dengan instansi terkait maupun pengembang agar pengamanan selama pekerjaan benar-benar diperhatikan sehingga tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, membenarkan adanya sejumlah kecelakaan di lokasi proyek tersebut. Namun, ia menegaskan pekerjaan gorong-gorong di ruas Jalan Playen-Paliyan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi DIY.

“Memang betul, info yang saya dapat semenjak pelaksanaan sudah ada tujuh korban laka,” ujar Rakhmadian.

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, pihaknya telah melakukan koordinasi dan sosialisasi bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY terkait pelaksanaan penggalian gorong-gorong. Meski demikian, pelaksanaan proyek sepenuhnya menjadi ranah pemerintah provinsi.

Berita Lainnya  Berkenalan dengan Romy Cenil, Warga Patuk yang Viral Bawakan Tarian Tradisional Jawa di Macau

Di sisi lain, proyek tersebut mulai menuai keluhan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Gundukan material di tengah jalan yang cukup tinggi, ditambah pasir serta batu-batu kecil yang berserakan di badan jalan, membuat kendaraan mudah kehilangan keseimbangan.

Seorang warga di sekitar lokasi menyebut kecelakaan tunggal sudah berulang kali terjadi sejak proyek dimulai. Menurutnya, sedikitnya delapan pengendara pernah terjatuh di titik tersebut.

“Sudah banyak yang jatuh, kurang lebih sekitar delapan orang. Salah satunya belum lama ini warga Paliyan yang mau berangkat ke pasar,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Kecelakaan kembali terjadi pada Senin (3/8) pagi. Seorang pekerja yang sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja mengalami kecelakaan tunggal di lokasi yang sama. Berdasarkan keterangan saksi, korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Berita Lainnya  Sebelas Kapanewon di Gunungkidul Rawan Banjir

“Baru tadi pagi ada kejadian laka tunggal lagi. Korban mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit, sedangkan motornya sempat dititipkan di rumah warga dekat lokasi kejadian,” kata saksi.

Selain kondisi badan jalan yang masih dalam tahap pengerjaan, warga juga menyoroti minimnya penerangan di sepanjang ruas Jalan Playen-Paliyan. Kondisi tersebut dinilai membuat risiko kecelakaan semakin tinggi, terutama pada malam hingga dini hari. Warga berharap pihak pelaksana proyek segera memperbaiki sistem pengamanan dan memasang rambu-rambu yang memadai agar tidak kembali memakan korban.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler