Uncategorized
101 RTLH di Gunungkidul Sudah Rampung, 145 Unit Masuki Tahap Akhir Pembangunan
Wonosari, (pidjar.com) – Program perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Gunungkidul menunjukkan progres menggembirakan. Dari total target 256 unit rumah yang diperbaiki pada 2026, sebanyak 101 unit telah rampung 100 persen hingga akhir Juli.
Sementara 145 unit lainnya kini memasuki tahap akhir pembangunan dengan progres mencapai 80-90 persen. Adapun 10 unit sisanya masih berada di bawah progress 80 persen.
Kepala Bidang Perumahan DPUPRKP Gunungkidul, Nur Giyanto, mengatakan, secara umum pelaksanaan program berjalan sesuai rencana. Pihaknya optimistis seluruh target perbaikan dapat diselesaikan pada akhir Agustus 2026.
“Untuk pengerjaan yang masih di bawah 80 persen masih ada 10 unit. Tapi, kami terus lakukan pengawasan agar bisa sejajar dengan rumah yang dibangun lainnya,” kata Nur Giyanto, Rabu (5/8/2026).
Menurut dia, DPUPRKP terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala di seluruh lokasi pembangunan agar penyelesaian pekerjaan tidak mengalami keterlambatan.
“Upaya pengawasan terus dilakukan agar dapat selesai tepat waktu. Mudah-mudahan semua dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,12 miliar untuk memperbaiki 256 unit RTLH yang tersebar di berbagai wilayah.
Nur menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada penerima bersifat stimulan sehingga pembangunan rumah tidak sepenuhnya bergantung pada dana bantuan pemerintah. Penerima manfaat tetap harus menyediakan dana swadaya untuk menyelesaikan pembangunan sesuai kebutuhan.
“Memang sifatnya stimulan sehingga tidak hanya bergantung dari bantuan yang diberikan. Tapi, ada anggaran pribadi yang dikeluarkan untuk proses pembangunan,” katanya.
Ia memastikan seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi agar program tepat sasaran. Pada pelaksanaan tahun ini juga terjadi dua kali pergantian penerima bantuan setelah penerima sebelumnya meninggal dunia, sehingga bantuan dialihkan kepada ahli waris.
“Jadi harus diverifikasi dan validasi agar bantuan bisa tepat. Tahun ini ada dua pergantian penerima bantuan karena meninggal dunia, sehingga dialihkan ke ahli waris yang dimiliki,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menambahkan, program perbaikan RTLH merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang terus ditingkatkan setiap tahun.
Pada 2025, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp 4,9 miliar untuk memperbaiki 246 unit RTLH dan seluruhnya berhasil diselesaikan sebelum akhir tahun. Tahun ini, alokasi anggaran meningkat menjadi Rp 5,12 miliar dengan target perbaikan sebanyak 256 unit rumah.
“Untuk 2026 telah dialokasikan sebesar Rp 5,12 miliar agar dipergunakan memperbaiki RTLH sebanyak 256 unit,” kata Rakhmadian.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
