Connect with us

Info Ringan

Lima Bahaya Kecoa Masuk dalam Rumah

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kehadiran kecoa seringkali diremehkan oleh sebagian orang. Ukurannya yang kecil dan giginya yang tidak setajam milik hiu membuat beberapa orang mengabaikan keberadaan kecoa karena saat menemukannya di rumah bisa langsung diinjak atau disemprot menggunakan pembasmi kecoa, kemudian di buang ke tempat sampah. Namun, faktanya kecoa bisa membawa banyak risiko berbahaya ke dalam rumah, lho! Terutama pada aspek kesehatan penghuni rumah. Bagi Anda yang belum tahu, yuk simak pembahasan Kania di bawah ini mengenai bahayanya kecoa masuk ke dalam rumah!

Kecoa Menyebarkan Bakteri Penyebab Diare

Bahaya yang kerap muncul akibat keberadaan kecoa di dalam rumah adalah penyebaran bakteri. Kecoa hidup di tempat yang kotor, seperti selokan rumah, toilet, dan tempat sampah. Dengan demikian, kotoran dan bakteri pun akan menempel pada tubuh kecoa. Nah, saat kecoa masuk ke dalam rumahmu dan hinggap di atas makanan atau permukaan furnitur dan perabotan rumah, maka semua bakteri yang menempel pada tubuh kecoa akan berpindah dan tersebar. Bakteri yang tersebar melalui kecoa itulah yang dapat menyebabkan penghuni rumah terkena penyakit diare. Selain itu, ada juga mikroorganisme yang ada pada sistem pencernaan kecoa. Alhasil, kotoran kecoa juga menjadi media penyebaran bakteri. Menurut penelitian, setidaknya ada 33 bakteri, enam cacing parasite, dan tujuh jenis patogen manusia yang bisa disebarkan kecoa ke dalam rumahmu.

Berita Lainnya  Pameran Lukisan “Freedom” Hadirkan Energi Positif di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta

Kecoa Mampu Memicu Alergi

Selain menyebarkan bakteri, kecoa juga dapat memicu alergi. Hal ini disebabkan oleh kandungan alergen yang ada pada kotoran, air liur, dan bagian tubuh kecoa. Salah satu reaksi alergi tersebut adalah asma atau sesak nafas. Selain itu, orang yang memiliki kulit sensitif juga dapat mengalami ruam atau bintik-bintik merah pada kulit. Bahaya ini dapat terjadi apabila ada kecoa yang hinggap atau berjalan di atas permukaan kulit mereka. Setelah itu, reaksinya kulit akan terasa gatal dan mulai memerah. Oleh karena itu, jika Anda dihinggapi kecoa, segera bersihkan dengan sabun dan air sampai bersih, ya!

Kecoa Bisa Masuk ke Dalam Tubuh

Berita Lainnya  Lima Alasan Mengapa Arsitek Memiliki Gaji Tinggi

Ukuran kecoa yang kecil dapat menjadi sumber bahaya yang paling mengerikan. Pada saat tidur, kewaspadaan kita terhadap sekitar akan menurun dan kecoa bisa saja masuk ke dalam tubuh, misalnya melalui mulut, telinga, dan hidung. Jika hal itu sampai terjadi, kecoa dapat merusak sistem tubuh manusia dari dalam. Proses mengeluarkan kecoa dari dalam tubuh juga tidak mudah, seperti kasus yang dialami wanita asal Amerika Serikat. Ia harus berkunjung ke banyak dokter sebelum akhirnya kecoa bisa dikeluarkan dari dalam telinganya.

Kecoa dapat Memicu Tifus

Selain bakteri yang disebutkan sebelumnya, ternyata tubuh kecoa juga mengandung bakteri salmonella typhi. Bakteri ini merupakan penyebab penyakit tifus. Gejala dari penyakit tifus ini adalah demam tinggi, lemas, sembelit, pusing, batuk, dan tidak selera makan. Lebih bahayanya lagi, penyakit ini dapat menyebabkan kematian apabila tidak diatasi dengan segera dan secara tepat. Oleh karena itu, supaya terhindar dari bakteri yang dibawa oleh kecoa ini, Anda wajib mencuci tangan setelah buang air kecil dan buang air besar. Biasakan juga untuk mencuci tangan sebelum mengolah bahan makanan dan menyatapnya. Bahan makanan pun perlu disimpan di tempat yang aman dari kecoa, seperti di dalam kotak makan atau kulkas agar tidak terkena bakteri tersebut.

Berita Lainnya  Empat olahraga untuk Menurunkan Kolesterol

Pada Beberapa Kasus, Kecoa dapat Menggigit Manusia

Meski sangat jarang, tapi ada kasus di mana kecoa menggigit bagian tubuh manusia. Hal tersebut biasanya terjadi saat kecoa merasa terancam. Gigitan kecoa ini menyerupai gigitan nyamuk atau kutu. Meskipun kecil, tapi rasanya sangat gatal dan bisa menimbulkan bengkak pada bagian kulit yang digigit. Apabila dibiarkan, gigitan kecoa ini dapat menimbulkan infeksi. Sebagai informasi tambahan, kecoa yang berada di lautan dikatakan lebih ganas lagi, misalnya saja kecoa Australia dan Amerika yang bisa menggigit kuku manusia. Ngeri banget, ya!

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler