Peristiwa
Mobil Terjun ke Ladang dan Tabrak Pohon Akibat Sopir Ngantuk, Kades Balong Luka Parah
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah mobil terjadi di Jalan Raya Balong-Purwodadi, tepatnya Padukuhan Ngelo 1, Desa Balong, Kecamatan Girisubo pada Rabu (17/04/2019) pagi tadi. Dalam kejadian tersebut, salah seorang penumpang yang merupakan Kepala Desa Balong, Kecamatan Grisubo, Suwardiyanto mengalami luka serius di bagian kepala. Korban bahkan saat ini harus dirujuk ke RS Panti Rapih Yogyakarta lantaran luka-lukanya tersebut.
Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto menerangkan, naas yang menimpa sang kades bersama rombongan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Kala itu, mobil Toyota Avanza AD 9145 MH yang dikemudikan Mulyono, warga Pracimantoro, Wonogiri melaju dari arah Purwodadi ke Balong. Di lokasi kejadian, pengemudi diperkirakan kehilangan konsentrasi. Pada kondisi jalan yang menikung ke kanan, sang pengemudi justru tak membelok. Mobil melaju lurus hingga keluar dari jalur. Mobil tersebut terus melaju tak terkendali sebelum kemudian akhirnya berhenti setelah menabrak sebatang pohon jenis Sengon di ladang milik warga.
Kerasnya benturan membuat bagian depan mobil mengalami ringsek. Benturan tersebut juga sempat menimbulkan suara yang cukup keras. Warga setempat yang mendengar adanya benturan kemudian berbondong-bondong ke lokasi kejadian. Melihat para korban mengalami luka, warga lantas membawa mereka ke Puskesmas Tepus II.
“Mobil tersebut ditumpangi oleh 2 orang yaitu pengemudi mobil Mulyono dan Suwardiyanto yang kebetulan merupakan Kades Balong,” beber Mursidi, Rabu siang.


Ia lanjutkan, lantaran luka-luka yang diderita cukup parah, oleh petugas medis Puskesmas Tepus, untuk korban atas nama Suwardiyanto kemudian dirujuk ke RS Panti Rapih Jogja guna mendapatkan penanganan medis lanjutan. Adapun korban mengalami luka terbuka pada bagian kepala sebelah kiri sehingga sampai harus mendapatkan 11 jahitan.
“Untuk pengemudi mobil, Mulyono, mengalami nyeri dada dan gigi goyah. Dia dirujuk ke RS Maguhan,” imbuhnya.
Berdasarkan penyelidikan awal yang dilakukan oleh petugas kepolisian, kecelakaan tunggal ini diduga dipicu oleh pengemudi yang terlelap ketika mengemudi. Di sekitar lokasi kejadian, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda pengereman. Dimungkinkan pengemudi baru sadar setelah mobil yang ia kemudikan sudah keluar jalur dan berada di ladang warga.
“Masih terus kita selidiki untuk mencari penyebab pastinya,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang perangkat desa Balong, Suhada memaparkan, saat kejadian naas itu, Mulyono bersama Kades Balong berniat pulang serampung acara bisnis di wilayah Wonosari. Namun dimungkinkan karena ngantuk, sopir tidak fokus dalam mengemudikan setir.
“Pak Mul itu sebetulnya biasa dengan medan sini, ya mungkin karena ngantuk dan ngejar waktu coblosan juga,” katanya.
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
