Peristiwa
Rem Blong, Bus Pengangkut Puluhan Wisatawan Hantam Tebing
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah bus pengangkut wisatawan menghantam tebing di Jalan Trowono-Paliyan, tepatnya di kawasan Hutan Sodong, Kecamatan Paliyan, Sabtu (17/03/2018) petang tadi. Diduga, peristiwa ini dipicu oleh rem bus yang tiba-tiba blong ketika sedang melaju. Tak ada korban dalam kejadian ini meskipun bus tersebut mengangkut puluhan wisatawan usai mengunjungi obyek wisata pantai selatan.
Kapolsek Paliyan, AKP Catur Widodo mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Bermula ketika Bus Sumber Alam dengan nomor polisi AA 1656 FL yang dikemudikan oleh Dedy Setiawan Purwoko (42), warga Tajung, Karangmocol, Purbalingga, Jawa Tengah melaju dari arah selatan (Trowono) menuju utara (Paliyan).
"Bus tersebut membawa 30 penumpang usai berkunjung dari Pantai Baron, rencananya hendak pulang," ujar Catur, Sabtu malam.
Lebih lanjut dikatakan, sesampainya di lokasi kejadian pada kondisi jalan menurun serta menikung, rem bus mendadak blong. Pengemudi yang panik lantas berusaha mengurangi kecepatan bus serta membanting kemudi ketika tiba di lokasi yang dirasa memungkinkan. Bus tersebut akhirnya menabrak tebing yang berada di kanan jalan.
"Bus baru berhenti setelah menabrak beberapa pohon jati dan kemudian tebing," imbuh Kapolsek.

Dikatakan Catur, dalam kecelakaan itu tidak ada korban jiwa. Namun demikian puluhan penumpang dan sopir dalam kondisi syok.
"Seluruh penumpang selamat dan tidak ada yang terluka, hanya mengalami shock saja," terang Catur.
Usai mengalami kecelakaan, bus tersebut dinyatakan oleh pihak kepolisian tidak laik jalan. Para penumpang kemudian diminta untuk menunggu bus cadangan datang di sekitar lokasi kecelakaan tersebut. Setelah sekitar 3 jam menunggu, para wisatawan akhirnya berhasil dievakuasi dan diantar menuju Jogja dengan armada bus cadangan yang disiapkan sekitar pukul 21.00 WIB.
“Rencananya mereka (wisatawan) diantar ke wilayah Jogjakarta. Sedangkan untuk bus sendiri saat ini berada di parkiran BKSDA Paliyan,” tutup Catur.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa1 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized7 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
