Connect with us

Peristiwa

Depresi Karena Digerogoti Penyakit, Warga Ngloro Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diterbitkan

pada

Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peristiwa gantung diri kembali terjadi di Bumi Handayani. Tarmo Rejo (80), warga Padukuhan Ngloro RT 05 RW 01, Kalurahan Ngloro Kapanewon Saptosari ditemukan dalam kondisi tergantung tak bernyawa di bawah toren tampungan air rumahnya, Kamis (10/09/2020) pagi tadi. Aksi tersebut diduga dilakukannya karena depresi atas ragam penyakit yang ia derita selama beberapa tahun terakhir.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut diketahui pertama kali sekitar pukul 05.15 WIB pagi tadi. Saat itu, anak korban yakni Jumiran (55terbangun dari tidurnya. Semula tak ada kecurigaan yang ia rasakan. Selepas meninggalkan kamar tidurnya, ia bergegas ke kamar mandi yang berada di luar rumah.

Berita Lainnya  Atasi Pemberantasan Narkoba, BNNP DIY Bahas Kerjasama P4GN Bersama DPRD DIY

Namun dirinya sontak terkejut melihat ayahnya tergantung di bawah kayu penyangga tampungan air. Melihat kejadian itu, ia kemudian berlari memberi tahu Sugeng (41) yang merupakan kerabatnya. Keduanya lantas menurunkan korban dari lokasi gantung diri tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Saptosari, AKP Awal Mursayanto membenarkan peristiwa bunuh diri tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban menggunakan seutas tali kain yang diikat ke kayu penyangga tampungan air. Diduga korban melakukan aksinya tersebut ketika keluarga masih tertidur pulas.

“Kami kemudian melakukan identifikasi, diketahui jarak tanah sampai tiang untuk mengikat tali sekitar 133 centimeter, sedangkan potongan kain memiliki panjang 125 centimeter,” ujar AKP Awal.

Dikatakan AKP Awal, korban diperkirakan nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri diduga mengalami depresi akibat sakit menahun sejak 2014 silam. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi, gejala stroke penglihatan kabur dan pendengaran berkurang.

Berita Lainnya  Kebakaran Hebat di Karangrejek, Kandang dan Gudang Rosok Ludhes Terbakar

“Korban sudah sering menyampaikan kepada anak-anaknya kalau lebih baik mati saja begitu. Tapi sebelumnya ia memang belum pernah melakukan percobaan bunuh diri,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler