Peristiwa
Mobil Terbakar Usai Hantam Tebing, 2 Korban Alami Luka Bakar Serius
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah mobil pick up terbakar hebat usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ngawen-Bayat pada Minggu (01/12/2019) sore tadi. Sebanyak 3 orang penumpang mobil harus dilarikan ke rumah sakit akibat kecelakaan ini. Bahkan mereka mengalami luka cukup parah lantaran selain luka akibat benturan, para korban juga mengalami luka bakar. Hingga berita ini dilansir, warga maupun aparat kepolisian masih sibuk mengavakuasi bangkai mobil yang terbakar tersebut.
Informasi sementara yang berhasil dihimpun, kecelakaan naas tersebut terjadi di tikungan tajam Bundelan, Jurangjero, Ngawen pada petang tadi. Menurut salah seorang warga setempat, Nunik, kejadian sendiri bermula ketika sebuah kendaraan jenis pickup dengan nomor polisi AA 1751 PE melaju dari arah Ngawen. Naas di tengah jalur yang memang merupakan tikungan dan turunan yang curam, mendadak rem mobil tersebut blong. Panik dengan kondisi tersebut, pengemudi lantas berusaha untuk membanting kemudi ke arah kiri.
“Mobil dibanting ke kiri karena di sebelah kanan memang jurang,” papar Nunik, Minggu malam.
Mobil tersebut kemudian menabrak tebing. Akibat dari benturan dari kecepatan cukup tinggi ini sendiri cukup fatal. Selain mengalami ringsek, mulai muncul percikan api dari mobil. Akhirnya api membesar dan membakar habis mobil pick itu.
“Kelihatannya remnya blong kemudian dibanting ke kiri menabrak tebing,” lanjutnya.

Warga yang mendapati mobil tersebut terbakar langsung memberikan pertolongan. Sejumlah warga memadamkan api, sedangkan yang lainnya berusaha mengeluarkan pengemudi maupun penumpang mobil naas tersebut. Menurut Nunik, ketiga korban sendiri mengalami luka cukup serius.
“Ketiganya mengalami luka serius,” imbuh dia.
Sementara itu, warga lainnya yang turut mengevakuasi para korban, Rohmat Widodo menjelaskan, sepengetahuannya, dalam kejadian ini dua korban mengalami luka bakar yang cukup parah. Keduanya lantas dilarikan ke RS Klaten. Sementara satu orang korban lainnya mengalami patah kaki dan dilarikan ke RSI Cawas.
“Saat ini pihak kepolisian sudah di lokasi kejadian untuk olah TKP,” ucap Rohmat.
Petugas Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul, Bripka Anas menambahkan, kepolisian sendiri sudah mendatangi lokasi kejadian. Bangkai mobil yang habis terbakar saat ini telah dievakuasi. Kepolisian juga sudah melaksanakan oleh TKP dan meminta keterangan dari para saksi.
“Kami sedang mengumpulkan data untuk mencari penyebab pasti kecelakaan ini,” tutupnya.
Adapun kendaraan tersebut diketahui berisi tiga penumpang. Namun saat ini pidjar-com-525357.hostingersite.com baru mendapatkan informasi perihal dua orang penumpang yang mengalami luka. Keduanya yakni, Rahmat Rosyiadi (27) dan Tukimin Dwija Mulyana (51) warga Padukuhan Bogem (002/001), Desa Bogem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
