Sosial
Kualitas Buruk Layanan Lift Pasar Argosari, SPSI Wadul ke Ketua DPRD
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Insiden terjebaknya salah seorang pedagang di lift Pasar Argosari Wonosari pada Jumat (13/12/2019) sore lalu berbuntut panjang. Buruknya layanan lift ini membuat akhirnya anggota pasar yang menjadi anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Pelaksana Unit Kerja (PUK) Pasar Argosari meradang. Pada Senin (17/12/2019) kemarin, SPSI PUK Pasar Argosari mengadukan keluhan tersebut secara resmi kepada Ketua DPRD Gunungkidul.
Ketua SPSI PUK Pasar Argosari, Yuli Saptono menyatakan, kejadian ini seharusnya menjadi catatan khusus bagi semua kalangan, terutama pada pihak pemangku kepentingan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul yang notabene menjadi pihak yang berkompeten harus segera membenahi fasilitas yang menyedot anggaran besar ini agar tidak berbahaya bagi masyarakat pengguna.
Seperti dalam kasus Jumat silam, membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk bisa mengevakuasi korban yang telah lemas lantaran terlalu lama terjebak di dalam lift. Hal ini disebutnya menjadi indikator bahwa mantenence dari fasilitas lift tersebut cukup lemah.
“Kemarin korbannya lemas karena kekurangan oksigen akibat terjebak di dalam lift,” terang dia, Senin (16/12/2019) siang kemarin.
Menurut dia, seharusnya jika listrik mati genset seharusnya langsung dapat menyala agar operasional yang ada tetap berjalan dengan baik dan tidak terganggu. Namun di pasar tersebut, justru genset tidak menyala. Ditambah saat akan melakukan proses evakuasi, sejumlah pihak yang dihubungi tidak bisa melakukan tindakan karena kunci darurat (emergency) justru diketahui hilang. Sehingga kemudian harus dilakukan tindakan pencongkelan dari pihak BPBD dan petugas lainnya.

“Ini jadi catatan khusus to untuk dinas perindustrian dan perdagangan dalam operasional lift di pasar Argosari. Kemudian untuk PLN harusnya kalau ada mati listrik seperti ya paling tidak ada pemberitahuan meskipun itu mendadak,” tambah dia.
Evaluasi khusus harusnya segera dilakukan atas kejadian tersebut. Berdasarkan pengamatan yang ia lakukan, lift tersebut memang beberapa kali diketahui tidak dapat beroperasi. Dari orang di sekitar di pasar pun juga tidak mengetahui alasannya hanya sering ditempel Lift dalam kondisi rusak. Kejadian kemarin menurut Yuli membuat pengunjung maupun pedagang takut untuk menggunakan lift. Sehingga kemudian, fasilitas yang menyedot anggaran cukup besar ini tidak berfungsi maksimal.
“Harapan besar kami itu kan fasilitas umum, harusnya beroperasional secara maksimal. Kesiapan dari semua unsur harus ada. Jika mati listrik ya harus segera disambung genset biar semuanya ndak menimbulkan masalah. Dan juga harusnya ada petugas khusus yang menangani lift tersebut,” imbuhnya.
Menanggapi aduan tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan jika pihaknya akan segera menindaklanjutinya. Nantinya dari ketua dewan akan segera mendisposisikan laporan resmi ini kepada komisi yang membidangi untuk melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan OPD terkait lainnya.
“Mengenai kejadian ini tentu menjadi tentu menjadi catatan tersendiri. Nanti akan kami koordinasikan mengenai fungsi lift itu untuk umum atau barang, bagaimana operasionalnya dan mengenai ketanggapan jika terjadi sesuatu,” ujar Endah.
Menurutnya, genset pun juga harus dipersiapkan dan dioperasikan langsung jika terjadi mati listrik. Kemudian, ia juga sedikit mengkritik jika musim hujan ini nantinya tidak menutup kemungkinan akan sering terjadi pemadaman listrik dengan berbagai alasan. Dari DPRD nantinya juga akan menyampaikan paling tidak adanya pemberitahuan awal, baik pemadaman bergilir ataupun pemadaman dadakan yang terjadi.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized2 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa17 jam yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized6 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
