Peristiwa
Seorang Gadis Diamankan, Polisi Bongkar Makam Janin Korban Aborsi
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Petugas kepolisian berhasil mengungkap kasus aborsi di Gunungkidul. Temuan berupa bercak darah diselembar kain yang ditemukan di SPBU Duwet, Desa Duwet, Kecamatan Wonosari beberapa waktu lalu menjadi titik terang. Satu orang wanita yang diduga menjadi pelaku telah diamankan pihak kepolisian. Senin (03/02/2020) siang, petugas Polres Gunungkidul dengan Bidokes Polda DIY melakukan pembongkaran makam yang diduga merupakan lokasi janin malang tersebut dikuburkan.
Informasi yang berhasil dihimpun, pembongkaran kuburan orok tersebut dilakukan oleh tim gabungan Polres Gunungkidul dan Polda DIY. Proses pembongkaran sendiri saat ini berkaitan dengan penemuan bercak darah di selembar kain beserta pil diduga pengugur kandungan.
Diketahui pula, orok tersebut dikubur di sela-sela makam di TPU setempat. Orok tersebut dikubur dengan kedalaman hanya sekitar 30 cm di bawah permukaan tanah.
“Hari ini pembongkaran di Makam Puleireng, Desa Sidorejo, Kecamatan Tepus. Pembongkaran itu dilakukan oleh polisi, kaitan dengan temuan di SPBU Duwet,” ujar Kasi Pemerintahan Desa Sidorejo, Eka Sulistiana, Senin siang.
Sementara itu, diperoleh informasi pula bahwa saat ini, kepolisian telah mengamankan seorang wanita berinisial V yang merupakan warga Padukuhan Pulegundes, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus yang diduga menjadi pelaku aborsi. Diduga janin yang digugurkan tersebut merupakan hasil hubungan di luar nikah.
V sendiri diketahui menjalin asmara dengan A, juga warga Kecamatan Tepus. Sebenarnya, A berniat untuk bertanggung jawab dengan menikahi V yang sebelumnya diketahui berbadan 2. Namun kemudian, V memilih untuk menggugurkannya.
“Kalau A itu kerja di Jogja, di konter,” kata salah seorang kerabat A yang enggan disebutkan namanya.
Diperoleh informasi pula, saat ini V telah diamankan saat berada di sebuah klinik di Yogyakarta. Pelaku sendiri saat ini telah diamankan di Mapolres Gunungkidul. Namun begitu pihak kepolisian dari Polres Gunungkidul maupun Polda DIY yang berada di lokasi masih enggan untuk memberikan keterangan perihal pembongkaran makam tersebut.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
