Pariwisata
Jatuh Bangun Muda-mudi Grogol III Hidupkan Kembali Pasar Argo Midang Pasca Pandemi
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Membangkitkan kembali pasar dengan basis kuliner setelah tiarap lebih dari setengah tahun memang bukan perkara yang mudah. Namun, patut dibanggakan dengan apa yang terjadi di Pasar Argo Midang, Padukuhan Grogol III, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo.
Salah satu anggota karangtaruna setempat, Landung mengatakan, pasar yang dibuka pada Oktober tahun lalu itu hanya bisa eksis setengah tahun. Baru saja pangsa pasarnya terbentuk karena aneka macam olahan kuliner yang dijajakan seolah mati suri karena covid-19 yang mempengaruhi segala lini.
“Sejak Maret pemerintah melalukan pembatasan berskala besar, lokasi wisata ditutup imbasnya ya kepada para pedagang,” ucap Landung, Minggu (08/11/2020).
Landung menambahkan, para pedagang yang matisuri awalnya sama sekali tak miliki modal lagi. Dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi dampak Covid-19 di Padukuhan Grogol III, karangtaruna berkomitmen untuk membantu menghidupkan kembali pasar Argo Midang.
“Awalnya kami dorong dengan modal seadanya yang mereka miliki untuk mulai berjualan, yang tadinya buka siang kami ubah menjadi buka malam hari,” ujar Landung.

Setelah tujuh bulan seusai pandemi, masyarakat bersama karangtaruna dan pemerintah kalurahan setempat berkomitmen untuk kembali membuka Pasar Argo Midang. Meskipun belum seramai sebelumnya, namun kini pasar yang awalnya dikonsep kekinian ini kembali berdiri.
“Kami juga mengampanyekan protokol kesehatan di lokasi ini seperti menyediakan tempat cuci tangan , handsanitazer, selalu mensterilkan tempat setiap harinya dan memasang himbauan pencegahan covid19,” paparnya.
Setiap malam hari, pihak karangtaruna menyediakan panggung live akustik untuk menghibur masyarakat. Alhasil warga dari berbagai wilayah berkunjung di lokasi ini dengan meningkatkan protokol kesehatan.
“Kami ngesetnya ya pakai kas karangtaruna untuk lighting dan ain sebagainya, bersyukurnya kini pasarnya semakin ramai,” ungkap Landung.
Dapat dilihat lebih dari seratus orang datang menikmati live musik dan jajanan kuliner yang dijajakan di pasar ini. Selain itu juga para pedagang yang sebelumnya hanya sedikit sekarang bertambah cukup banyak.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
