Pendidikan
Pembelajaran Jarak Jauh Diakui Kurang Maksimal, Disdikpora Pastikan Siswa Kembali Masuk Sekolah pada Awal Tahun 2021
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menteri Pendidika. dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim memberikan lampu hijau kepada insan pendidikan untuk memulai kegiatan belajar mengajar tatap muka mulai awal tahun 2021 mendatang. Menyikapi keputusan tersebut, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul juga memastikan sekolah di Gunungkidul akan memulai kegaiatan tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan awal tahun depan. Denga demikian hal ini juga menjadi solusi atas kurang maksimalnya kegiatan pembelajaran jarak jauh yang selama ini dilakukan.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, nantinya setelah Penilaian Akhir Semester usai akhir tahun 2020 ini, pihaknya akan melakukan uji coba KBM. Namun, untuk berapa lama masa uji coba ini nantinya menyesuaikan dengan eskalasi penyebaran covid-19 usai sekolah kembali dibuka.
“Masih sama seperti sekarang, kita memang harus among kahanan. Pembelajaran jarak jauh memang tidak bisa maksimal,” kata Bahron, Senin (23/11/2020).
Bahron memastikan fasilitas protokol kesehatan seluruh sekolah di Gunungkidul sudah siap. Misalnya saja seperti fasilitas cuci tangan dan masker cadangan.
“Untuk pengadaan juga menggunakan bantuan operasional,” jelas Bahron.
Pihaknya nanti juga akan melakukan koordinasi dengan seluruh kepala sekolah di Gunungkidul mengenai skema KBM di tengah pandemi. Terutama untuk jaga jarak antar satu siswa dengan siswa lainnya.
“Kami minta sekolah juga disiplin dalam menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan KBM di masa pandemi ini akan bisa memakimalkan kompetensi dasar masing-masing siswa. Ia menyadari hubungan antar siswa serta hubungan siswa dengan guru akibat belajar di rumah cukup minim.
“Nanti skemanya seperti apa akan kami bahas. Istilahnya untuk memperbaiki pembelajaran selama bdr,” pungkas Bahron.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Tepus, Heriyanto mengatakan, sekolahnya sudah siap melaksanakan KBM tatap muka. Termasuk juga dengan protokol kesehatan yang sudah disiapkan sekolahnya.
“Semua sudah siap untuk menyambut kembalinya KBM di masa pandemi,” tandas Heri.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
