Connect with us

Uncategorized

Gunakan VLF, PDAM Tirta Handayani Petakan Tiga Titik Sumber Air

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Handayani rencananya akan memanfaatkan sumber daya alam untk meningkatkan produksi air guna mencukupi kebutuhan masyarakat. Namun demikian, untuk mencari sumber air potensial di sejumlah wilayah Gunungkidul, PDAM berencana menggunakan metode Analisa Sistem Informasi Geografis dan Very Low Frequency (VLF).

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Toto Sugiharto mengatakan, alat ini dapat mendeteksi keberadaan air dari atas tanah dengan kedalaman 600 meter dengan jangkauan 1,5 kilometer. VLF juga sangat cocok untuk mencari sumber air pada karakter gunung karst.

Sebelum alat ini didatangkan, pihaknya telah memetakan sejumlah lokasi. Seperti misalnya di area persawahan Tanjungsari, Saptosari dan Tepus.

Berita Lainnya  Masa Angkutan Nataru 2024/2025, KA Sancaka Jadi Relasi Favorit Yogyakarta - Surabaya

“Metode yang kami gunakan untuk mencari sumber air ini juga menggunakan pendekatan kepada masyarakat setempat. Biasanya sumber mata air ini ditandai dengan adanya luweng,” papar Toto, Rabu (24/02/2021).

Toto menambahkan, dari tiga lokasi yang nantinya akan dicek telah terlihat tanda-tanda adanya air. Tanda-tanda tersebut yakni adanya rongga atau lubang yang mengeluarkan hembusan angin.

“Bahkan jika menyalakan api dengan korek, api tersebut akan padam. Jadi indikasi ada aliran air ada pada hembusan angin,” imbuh Toto.

Toto menjelaskan, pihaknya pada tahun 2021 ini menargetkan tiga titik sumber air di Gunungkidul. Setelah tiga titik sumber air ditekukan, pihaknya akan melakukan kajian pemetaan aliran sungai.

Berita Lainnya  Terkendala Tata Ruang, Potensi Karst Pawonsari Belum Maksimal

“Untuk pengerjaannya ketiga sumber ini nanti tergantung dana turun kapan, yang jelas harapan kami bisa mengaliri warga Saptosari, Tanjungsari dan Tepus,” pungkas Toto.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler