Connect with us

Sosial

Dipercaya Kurangi Efek Vaksin, Penjualan Kelapa Muda Naik 3 Kali Lipat

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa bulan terakhir ini, pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi covid19. Puluhan ribu bahkan ratusan ribu warga Gunungkidul mendapatkan suntikan vaksin baik tahap pertama maupun tahap kedua. Hingga saat ini, gencaran program vaksinasi sendiri terus berlangsung. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyebut, lebih dari 40% warga Gunungkidul saat ini telah mendapatkan vaksin.

Yang menarik, gencarnya program vaksinasi ini berimbas pada meningkatnya penjualan kelapa muda di Gunungkidul. Peningkatan yang terjadi sendiri tak tanggung-tanggung, yakni mencapai 300%. Hal tersebut tak terlepas dari banyaknya infromasi yang beredar jika air kelapa muda dapat menambah imun dan dapat mengurangi terjadinya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah vaksinasi.

Salah seorang pedagang, Winarti (39), perempuan asal Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo turut merasakan berkah program vaksinasi pemerintah. Tempat berjualannya yang berada di tengah Kota wonosari, tepatnya di tikungan dekat Kantor Dinas Kesehatan Gunungkidul selalu ramai oleh pembeli. Per harinya, ia mampu menjual sekitar 200 butir kelapa. Jumlah ini jauh meningkat jika dibandingkan dari hari-hari biasa.

Berita Lainnya  Enam Kapanewon Dibidik Jadi Sentra Perkebunan Tembakau

“Saya jualan di sini sudah lumayan lama mas, sekitar lima tahun. Kalau saat ini penjualan kelapa sangat tinggi, naiknya hampir 3 kali lipat jika dibandingkan dengan hari biasa,” ungkap Winarti, Senin (06/09/2021).

Winarti yang berjualan dibantu dengan keponakannya mengaku cukup kewalahan dengan banyaknya permintaan ini. Tak hanya dalam melayani pembeli, ia juga harus rajin-rajin mencari stok dagangan agar jangan sampai kehabisan dagangan. Sebelum adanya pandemi, tiap harinya penjualan berkisar antara 50 sampai 100 butir kelapa saja. Namun sejak adanya pandemi, terlebih awal-awal masa pemberlakuan PPKM Darurat serta gencarnya vaksinasi, penjualannya terus meningkat tajam.

“Dari awal PPKM Darurat itu ramai-ramainya orang beli, katanya beli air kelapa buat nambah imun di tubuh. Apalagi kelapa jenis serat merah, pas awal itu laku keras,” sambungnya.

Untuk mencukupi kebutuhan dagangannya, ia mempunyai pemasok dari Kapanewon Saptosari yang menyuplai kelapa muda untuknya. Sehari sekali atau dua hari sekali, penyuplai itu datang untuk mengantar kelapa muda sesuai yang ia pesan. Meskipun dagangannya sedang naik, ia enggan untuk ikut menaikkan harga kelapa muda miliknya. Untuk harga kelapa muda hijau murni ia memberikan harga Rp 10 ribu. Sedangkan untuk kelapa serat merah, ia hargai Rp 13 ribu.

Berita Lainnya  Gelar Sholat Ied Berjamaah, Begini Persiapan Masjid Al Ikhlas

“Kalau sekarang kelapanya dari Saptosari, kalau kurang ngambil dari Purworejo. Karena tempat wisata masih ditutup jadi stok kelapa mudanya belum ambil dari daerah lain,” terang dia.

Mengenai informasi tentang air kelapa yang dapat mengurangi KIPI, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, menyampaikan jika ia belum mengetahui adakah pengaruh spesifik antara keduanya. Ia menjelaskan jika belum adanya kajian atau penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut untuk mengetahui hubungannya.

“Saya belum tahu apakah ada pengaruhnya, belum ada penelitiannya,” ucap Dewi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler