Pemerintahan
Waspada Longsor Susulan, Warga Diminta Mengungsi
Ngawen,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bergerak cepat dalam penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen. Peninjauan lokasi bencana dilakukan oleh Bupati Gunungkidul bersama seluruh jajaran OPD untuk mengetahui secara langsung kondisi terkini pasca bencana serta menentukan langkah dalam penanganan ke depan.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi lintas sektoral baik dengan OPD terkait, Panewu, serta Lurah untuk penanganan awal serta jangka panjang di lokasi longsor Padukuhan Jono ini.
Untuk sementara ini, seluruh bangunan rumah yang terdampak longsor tidak diperkenankan ditinggali sampai kondisi benar-benar aman. Warga diminta untuk mengungsi terlebih dahulu di rumah yang lebih aman atau tinggal di pengungsian.
“Dilihat dari kondisinya jika intensitas hujan tinggi tidak menutup kemungkinan dari atas masih bisa terjadi longsor lagi,” jelasnya.
Untuk penanganan saat ini, dilakukan pembersihan oleh relawan gabungan. Kemudian penanganan jangka panjangnya, pemerintah akan merelokasi 1 bangunan rumah yang berada tepat di lereng bukit yakni milik Ratiyem dan keluarga.

“Melihat dari kondisi di lapangan dan tingkat kerawanan lokasi, pemerintah tidak merekomendasikan bangunan rumah paling atas untuk ditinggali ke depannya,” kata Endah.
Menurutnya, rumah tersebut sudah 10 tahun terakhir masuk dalam daftar pantauan pemerintah dalam status rawan terdampak bencana.
“Nanti kami koordinasi lagi dengan Lurah dan Panewu. Warga yang terdampak bencana diizinkan menggunakan tanah sultan ground atau tanah kas desa atau sistem pengadaan ke depan seperti apa,” jelas dia.
Pemerintah akan melakukan pendekatan dan edukasi terhadap pemilik rumah mengenai rencana relokasi tersebut. Langkah ini diambil agar ke depannya meminimalisir resiko kebencanaan.
“Edukasi akan dilakukan karena pasti bagi pemilik akan berat meninggalkan tanah yang sudah puluhan tahun ditempati. Tetapi ini berkaitan dengan keamanan demi nyawa hal ini penting disampaikan. Di sini wilayah rawan kebencanaan,” tandas Endah.
Sementara itu, Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, selain menerjunkan personil untuk penanganan pihaknya juga mengirimkan logistik berupa permakanan, peralatan evakuasi hingga kebutuhan sepetti matras, selimut dan lain sebagainya.
Rumah paling atas dekat dengan bukit tersebut merupakan titik rawan bencana yang berbahaya.
“Kami dari BPBD berkoordinasi dengan DPUPRKP Gunungkidul untuk realisasi relokasi diupayakan di tahun 2026 dengan anggaran dari DPUPRKP drngan prioritas 1 unit rumah yang berada di titik atas tepat dekat dengan bukti,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized1 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa13 jam yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized6 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
