Pemerintahan
Operasi Rokok Ilegal di Gunungkidul, Sejumlah Toko Didenda Puluhan Juta
Wonosari,(pidjar.com)– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunungkidul mengintensifkan operasi yustisi di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Salah satu sasarannya adalah peredaran rokok ilegal tanpa cukai. Dalam setiap operasi, petugas selalu mengamankan puluhan hingga ratusan bungkus rokok ilegal.
Seperti halnya yang dilakukan pada Rabu silam, dari operasi yang melibatkan lintas instansi—mulai dari TNI, Polri hingga Bea Cukai petugas berhasil menyita ratusan bungkus rokok tanpa pita cukai berhasil disita dari peredaran dari sejumlah toko.
Tak hanya penyitaan, petugas juga menjatuhkan denda administratif sebesar Rp 24.631.500 kepada para pelanggar. Sebagian denda dibayarkan langsung di lokasi, sementara sisanya diproses melalui Kantor Bea Cukai Yogyakarta. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk dimusnahkan.
Plt. Kepala Satpol PP Gunungkidul, Hary Sukmono, mengungkapkan operasi ini merupakan langkah konkret menekan peredaran barang kena cukai ilegal.
“Ini bentuk komitmen kami. Sinergi dengan Bea Cukai, TNI, dan Polri akan terus diperkuat agar pengawasan lebih efektif,” ujarnya.
Ia juga menyoroti dampak serius rokok ilegal, tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga merusak mekanisme pasar.
“Ini menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Penertiban penting untuk menjaga keadilan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Gunungkidul, Sumarno, menyebut pendekatan yang dilakukan tidak semata represif.
“Kami juga lakukan edukasi dan pembinaan agar pelaku usaha memahami aturan. Harapannya tidak mengulangi pelanggaran,” katanya.
Meski demikian, langkah pembinaan dinilai belum cukup tanpa pengawasan yang konsisten dan terukur. Satpol PP mengklaim ke depan akan melakukan pemetaan wilayah rawan serta monitoring berkala untuk menekan peredaran rokok ilegal.
Masyarakat pun diimbau tidak tinggal diam. Peran aktif publik dalam melaporkan praktik ilegal dinilai krusial untuk menutup celah distribusi yang selama ini masih terjadi secara sporadis di lapangan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
