Pemerintahan
Gedung TBG Masih Rusak Akibat Gempa, Anggaran Perbaikan Diusulkan 3,9 Miliar
Wonosari,(pidjar.com)- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengusulkan anggaran sebesar Rp 3,9 miliar ke Pemda DIY untuk perbaikan bagian gedung Taman Budaya Gunungkidul di Padukuhan Siyono, Kalurahan Logandeng, Kabupaten Gunungkidul yang rusak akibat gempa yang terjadi beberapa bulan lalu. Usulan anggaran tersebut didasarkan pada kajian yang telah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhamadian Wijayanto mengatakan, akibat gempa yang terjadi 2 kali beberapa waktu lalu mengakibatkan konstruksi di beberapa bagian gedung TBG mengalami kerusakan. Hingga saat ini, pihaknya masih belum bisa melakukan perbaikan lantaran ketiadaan anggaran. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Kundha Kabudayan telah mengusulkan rencana perbaikan ke Pemda DIY mendasar pada kajian DPUPRKP.
Adapun kerusakan terjadi di beberapa bagian diantaranya konstruksi pagar yang mengelilingi TBG miring ke luar dan terdapat retakan. Kondisi ini cukup membahayakan terlebih jika ambrol ke lahan pribadi warga. Kemudian di gedung auditorium ada kerusakan plafon ambrol dan retakan, atap di beberapa titik rusak, dan di ampliteater juga ada kerusakan sehingga air masuk ke dalam ruangan yang ada di bawahnya.
“Kita usulkan anggaran Rp 3,9 miliar untuk perbaikan oleh Pemda DIY. Karena kewenangannya di DIY,” ucap Rakhmadian Wijayanto.
Disinggung mengenai realisasi perbaikan, ia menyebut bahwa perbaikan tersebut tergantung dengan anggaran DIY. Sebab yang memiliki kewenangan pemerintah DIY.

“Kalau tidak APBD 2027 ya bisa jadi di APBD Perubahan 2026,” jelasnya.
Jumat, 17 April 2026 siang tadi, Kepala DPUESDM DIY melakukan kunjungan kerja untuk peninjauan kerusakan di TBG serta pengecekan infratruktur lain yang menjadi ranah Pemda DIY. Dalam kegiatan tersebut, memang ada beberapa hal yang didapati kerusakan dan membutuhkan perbaikan serius dari pemerintah.
“Kita sudah cek ada yang doyong (miring) membahayakan, beberapa retak-retak di bangunan dan plafon ambrol serta bocor,” ucap Kepala DPUESDM DIY Anna Rina Herbranti.
“Perbaikan agar bisa digunakan sebagaimana fungsinya,” jelasnya.
Selain peninjauan TBG, tim juga melakukan peninjauan jalan-jalan provinsi termasuk salah satunya tanjakan atau tebing Clongop yang sering terjadi longsor dan membahayakan pengguna jalan.
“Kunjungan dari DPUESDM merupakan respon cepat atas usulan dari kabupaten. Kami berharap agar nantinya dapat dilakukan perbaikan di TBG dan tanjakan atau tebing Clongop karena itu ranah dari Pemda DIY,” ucap Bupati Gunungkidul, Endah Subekti.
Bupati juga meminta warga untuk mendukung program-program pemerintah dan menjaga serta merawat infrastruktur yang ada.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
