Connect with us

Pemerintahan

Per 1 Januari 2024, Tarif Retribusi Sejumlah Obyek Wisata di Gunungkidul Berubah

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Mulai tanggal 1 Januari 2024 tepatnya pukul 00.00 WIB nanti, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan menerapkan penyesuaian tarif retribusi di sejumlah obyek wisata. Kenaikan tarif obyek wisata ini mengacu pada sejumlah hal dan telah diatur pada Peraturan Daerah (Perda) Gunungkidul nomor 9 tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Berikut ini daftar kawasan obyek wisata yang mengalami kenaikan. Yang pertama kawasan Pantai Baron-Buluk-Ngrawe-Kukup-Porok-Nglolang-Sepanjang-Sanglen-Watukodok-Midodaren-Sarangan-Krakal-Slili-Sadranan-Ngandong-Sundak Barat-Sundak Timur-Somadeng-Pulangsawal-Trenggole-Watulawang tarif baru yang diterapkan adalah Rp RP 15.000 sudah termasuk asuransi.

Kemudian kawasan Pantai Wediombo-Jungwok-Sedahan-Watulumbung dan Bukit Pengilon dikenakan tariff baru sebesar Rp 8.000 per orang untuk sekali masuk. Kawasan Ngobaran-Nguyahan-Ngrenehan-Widodaren dan Torohudan tariff anyar yang diterapkan juga sebesar Rp 8.000 per orang sekali masuk. Bergeser ke sisi timur, Kawasan Pantai Timang retribusi yang diterapkan sebesar Rp 8.000 per orang. Sedangkan kawasan Pantai Gesing-Buron-Nguluran-Wohkudu dan Kesirat juga Rp 8.000 per orang untuk sekali masuk.

Berita Lainnya  Geliat Investasi di Gunungkidul, 2.000 Hektare Lahan Dikuasai Investor

“Benar. Untuk penyesuaian tariff ini akan diberlakukan per tanggal 1 Januari 2024. Uang yang dibayarkan tersebut sudah termasuk dengan asuransi sebesar Rp 500,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana.

Selain beberapa kawasan mengalami kenaikan, ada beberapa kawasan wisata yang mengalami penurunan dan tariff tetap. Diantaranya Kawasan Pantai Poktunggal, Seruni, Watunene yaitu Rp 7.500 per orang (turun). Kawasan Pantai Siung, Nglambor, Jogan, Ngedan, dan Butuh: Rp 4.500 per orang (tetap), Kawasan Embung Sriten dan Kalisuci: Rp 4.500 per orang (tetap), Kawasan Goa Cerme: Rp 2.800 (tetap).

Kemudian Kawasan Gunung Gambar: Rp 2.800 (tetap), Kawasan Goa Pindul: Rp 9.500 (tetap), Kawasan Goa Rancang Kencono dan Air Terjun Sri Getuk: Rp 2.000 (tetap), Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran: Rp 2.000 (tetap) dan Kawasan Embung Nglanggeran: Rp 2.000 (tetap).

Berita Lainnya  Dibuat Empat Lajur, Ruas JJLS Legundi-Planjan Akan Diperlebar

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler