Peristiwa
Perempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
Ponjong,(pidjar.com)– Warga Padukuhan Ngrombo RT 01 RW 02, Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, digemparkan dengan ditemukannya seorang perempuan muda meninggal dunia pada Minggu (21/6/2026) pagi.
Kapolsek Ponjong Kompol Hendra Prastawa menjelaskan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui bernama MS (24), warga setempat.
“Sekitar pukul 06.00 WIB, ibu korban membangunkan suami korban untuk mencari keberadaan korban yang tidak berada di rumah. Padahal sepeda motor milik korban masih berada di rumah,” terang Kompol Hendra.
Menurut Kapolsek, korban diketahui memiliki kebiasaan keluar rumah sekitar pukul 05.30 WIB untuk mencari sarapan. Karena merasa curiga, ibu dan suami korban kemudian melakukan pencarian.
Saat pencarian berlangsung, ibu korban menemukan korban berada di belakang rumah dalam kondisi tergantung di pohon alpukat. Saksi kemudian berteriak meminta bantuan kepada suami korban dan warga sekitar.
“Warga bersama keluarga kemudian membantu menurunkan korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponjong,” jelasnya.
Petugas Polsek Ponjong yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Dari hasil pemeriksaan medis UPT Puskesmas Ponjong II, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan medis ditemukan bekas jeratan pada leher, namun tidak ditemukan tanda kekerasan lainnya. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat gantung diri,” kata Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban dan suaminya sempat berbincang hingga sekitar pukul 01.00 WIB terkait persoalan ekonomi keluarga.
“Untuk dugaan sementara, faktor permasalahan ekonomi diduga menjadi salah satu pemicu. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera mencari bantuan apabila menghadapi persoalan berat,” pungkas Kompol Hendra.
Dalam kejadian tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali tampar plastik warna putih sepanjang kurang lebih 5 meter, kursi plastik, serta dua tempat duduk kayu yang berada di sekitar lokasi.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
