Uncategorized
Seorang Lansia Ditemukan Meninggal Terbakar
Wonosari,(pidjar.com)– Seorang lansia berinisial SWY (80), warga Dusun Kauman RT 04 RW 08, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh terbakar di lahan belakang rumahnya, Kamis (9/7/2026) siang. Korban diduga meninggal saat membersihkan semak belukar dengan cara membakar, dari hasil pemeriksaan dimungkinkan korban telah meninggal dunia lebih dari 10 jam.
Kapolsek Semanu, AKP Pudijono mengungkapkan seorang lansia tersebut ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh terbakar di lahan belakang rumahnya, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kejadian tersebut bermula sekitar pukul 07.30 WIB ketika korban membersihkan semak belukar dan tumpukan daun kering di lahan belakang rumah dengan cara dibakar.
“Pada pukul 13.00 WIB saksi pertama, Wakinem, mencari keberadaan korban di kandang belakang rumah karena tidak ada. Kemudian saksi mencari ke lahan belakang rumah yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah. Di lokasi didapati korban sudah dalam kondisi terbakar dan kaku dengan posisi miring ke kanan,” ujar Pudjijono.
Mengetahui kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan Rahmadi dan sejumlah warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Semanu dan Puskesmas Semanu I.

Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Semanu I yang dipimpin dr. Novita Lestari langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar derajat tiga di seluruh tubuh. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar 10 hingga 12 jam sebelum ditemukan. Selain itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan kondisi kekakuan jenazah sudah terjadi secara menyeluruh.
“Dari hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Semanu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban murni meninggal dikarenakan henti napas,” kata Pudjijono.
Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan oleh tim medis, selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga sudah menerima atas kejadian tersebut dan jenazah akan disucikan serta dimakamkan,” jelasnya.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama bagi warga lanjut usia.
“Kami mengimbau kepada warga, terutama para lansia, agar tidak melakukan pembakaran lahan sendirian. Pastikan ada anggota keluarga yang mendampingi, siapkan alat pemadam sederhana seperti air, dan perhatikan kondisi angin agar api tidak meluas. Keselamatan jauh lebih penting daripada cepatnya pekerjaan,” tegas Pudjijono.
Selain itu, polisi mengingatkan agar pembakaran lahan dilakukan pada waktu yang aman dan tidak ditinggalkan sebelum api benar-benar padam guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
