Connect with us

Uncategorized

Delapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Lima dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gunungkidul hingga kini belum juga beroperasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyebut pengoperasian dapur tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN). Sehingga dalam hal ini, daerah hanya bisa melakukan koordinasi dan pemantauan sambil menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan, secara keseluruhan terdapat delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum beroperasi di Gunungkidul.

Dari jumlah tersebut, tiga SPPG masih terkendala pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sementara lima dapur lainnya masih menunggu kebijakan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Berita Lainnya  Lecehkan Wanita Muda Dengan Modus Mencari Kerja, Pemuda Sawahan Jadi Buron Polda DIY

“Untuk lima SPPG lainnya, pengoperasian masih menunggu kebijakan dari BGN. Adapun masalahnya, apakah karena belum beroperasi sejak didirikan atau persoalan lain, masih akan saya cek lebih detail,” kata Kelik, Selasa (28/7/2026).

Menurut Kelik, Pemkab Gunungkidul tidak memiliki kewenangan untuk menentukan kapan SPPG mulai beroperasi. Seluruh kewenangan tersebut berada di tangan BGN sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis.

“Kami tidak memiliki kewenangan terhadap operasional SPPG karena hal tersebut kewenangannya ada di BGN,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkab Gunungkidul tetap melakukan koordinasi, monitoring, dan evaluasi agar pelaksanaan MBG di daerah berjalan sesuai ketentuan.

Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat 75 SPPG yang telah berdiri di Gunungkidul. Sebanyak 67 dapur sudah beroperasi dan menyalurkan makanan bergizi kepada kelompok penerima manfaat, sedangkan delapan dapur lainnya masih belum aktif.

Berita Lainnya  Empat Bagian Tubuh yang Jarang Diperhatikan Namun Sebaiknya Dirawat dengan Baik

Belum beroperasinya seluruh SPPG berdampak pada belum meratanya cakupan Program MBG di Gunungkidul. Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, menyebut masih ada 237 satuan pendidikan dengan 7.444 siswa yang belum menerima manfaat program tersebut.

“Belum semua dapat. Hingga saat ini masih ada 237 satuan pendidikan dengan 7.444 anak belum memperoleh MBG,” kata Nunuk.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada dapur MBG yang mengabaikan standar operasional. Kepala BGN Sudaryono mengatakan setiap SPPG wajib memenuhi standar keamanan pangan, mutu gizi, kebersihan, hingga tata kelola operasional.

Menurut Sudaryono, SPPG yang belum memenuhi ketentuan akan terlebih dahulu dibina. Namun apabila pengelola tidak mampu melakukan perbaikan, BGN tidak akan ragu menghentikan operasional dapur tersebut.

Berita Lainnya  Awas, Penipuan Modus Prostitusi Online Marak di Gunungkidul

“Kita akan perbaiki dan tegur. Kalau memang tidak bisa memperbaiki, kita tutup. Kalau memang tidak bisa memenuhi standar keamanan, gizi, mutu dan operasional yang baik. Jangan sampai nila setitik, kemudian rusak susu sebelanga,” tegas Sudaryono.

Sudaryono menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan amanah negara yang harus dijalankan secara profesional. Karena itu, seluruh penyelenggara diwajibkan menjaga kualitas makanan dan operasional agar tujuan meningkatkan status gizi anak dapat tercapai.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler