Uncategorized
Enam Saksi Diperiksa, Polisi Masih Buru Pelaku Pembuang Bayi di Semin
Wonosari, (pidjar.com)–Polisi masih terus menyelidiki kasus pembuangan bayi yang menggegerkan warga Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin. Hingga lebih dari dua pekan setelah bayi ditemukan, identitas orang tua yang diduga membuang bayi tersebut belum juga terungkap. Sejumlah saksi sendiri telah diperiksa aparat kepolisian.
Kapolsek Semin AKP Aris Sugiyanto mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus tersebut. Setidaknya enam orang yang berada di sekitar lokasi penemuan bayi telah dimintai keterangan.
“Masih proses penyelidikan, nanti kalau sudah terungkap akan segera kami rilis,” kata Aris, Rabu (19/8/2026).
Selain memeriksa saksi, polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan jalur pelaku. Namun, hingga kini belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada identitas pelaku.
“Kondisi bayi saat ini sehat dan dirawat di LPKA An Nur Srimpi,” ujarnya.

Bayi tersebut kini dititipkan di LPKA An Nur Srimpi, Kapanewon Karangmojo. Lembaga tersebut merupakan institusi yang ditunjuk pemerintah untuk menangani anak-anak yang masuk kategori terlantar.
Sebelumnya, kasus ini bermula saat warga Padukuhan Kemejing I menemukan bayi pada Senin (3/8/2026) pagi. Bayi ditemukan di tanah pekarangan milik warga dalam kondisi masih berlumuran darah.
Lurah Kemejing Sugiyarto mengatakan bayi pertama kali ditemukan setelah seorang warga bernama Sutinem mendengar suara tangisan sekitar pukul 05.30 WIB.
Sutinem kemudian mencari sumber suara tersebut. Tak disangka, tangisan itu berasal dari seorang bayi yang ditinggalkan di bawah pohon bambu.
“Posisi bayi dimasukkan dalam tas dan diletakkan di bawah pohon bambu. Dilihat dari kondisinya, kemungkinan bayi yang dibuang baru dilahirkan,” kata Sugiyarto.
Saat ditemukan, tali ari-ari bayi masih menempel. Warga kemudian segera mengevakuasi bayi tersebut dan membawanya ke Puskesmas Semin I untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.
“Meski tali ari-arinya masih ada, kondisi bayi sehat. Tapi, untuk memastikan juga sudah dibawa ke Puskesmas Semin,” ujarnya.
Sempat Ada Suara Ketukan Jendela
Sebelum bayi ditemukan, warga sekitar lokasi juga sempat mendengar kejadian yang mencurigakan.
Sugiyarto mengatakan anak dari salah seorang warga sempat mendengar suara ketukan pada jendela rumah sekitar pukul 02.00 WIB. Karena merasa takut, kejadian tersebut kemudian disampaikan kepada ibunya.
Beberapa jam berselang, suara tangisan bayi terdengar dari sekitar permukiman. Warga yang mencari sumber suara akhirnya menemukan bayi yang ditinggalkan tersebut.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.
Di tengah penyelidikan, sempat muncul spekulasi bahwa kasus di Semin berkaitan dengan peristiwa lain di Kapanewon Ponjong. Namun, polisi memastikan belum menemukan indikasi yang menghubungkan kedua kejadian itu.
“Tidak ada kaitannya karena belum mengarah ke sana,” tegas Aris.
Polisi masih membuka kemungkinan adanya petunjuk baru dari keterangan warga maupun hasil penelusuran CCTV. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan identitas pelaku belum diketahui.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized1 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
