Uncategorized
Luweng Ledok Waru Diuji Pompa, Asa Baru Warga Dapat Sumber Air
Panggang,(pidjar.com) — Harapan masyarakat Padukuhan Waru, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, untuk mendapatkan sumber air baru mulai terbuka. Luweng Ledok yang berada di Waru RT 04 RW 04 kini tengah diuji potensi sumber airnya melalui proses pumping test, Jumat (28/8/2026).
Dukuh Waru, Hanto Husodo, mengatakan keberadaan Luweng Ledok sudah diketahui sejak zaman para leluhur. Menurutnya, luweng tersebut berada di tanah milik Mbah Bongso Setiko yang kemudian diwariskan secara turun-temurun kepada anak cucunya hingga sekarang.
“Penemu luweng ini adalah para simbah-simbah terdahulu. Kebetulan luweng tersebut berada di tanah milik Mbah Bongso Setiko dan diwariskan kepada anak cucu sampai sekarang,” kata Hanto.
Hanto menjelaskan, potensi sumber air di dalam Luweng Ledok diketahui setelah dilakukan penelusuran oleh tim relawan eksplorasi sungai bawah tanah. Dari penelusuran tersebut ditemukan adanya sumber air yang kemudian mendorong dilakukan pengujian lebih lanjut.
“Setelah dilakukan penelusuran oleh tim relawan eksplorasi sungai bawah tanah, ditemukan sumber air di dalam luweng,” jelasnya.

Menurut Hanto, hari ini proses pengujian dilakukan dengan melibatkan BPBD, SAR DIY dan TNI. Pengujian tersebut penting untuk mengetahui seberapa besar potensi air yang dapat diangkat dari dalam luweng.
“Untuk hari ini dilakukan pumping test oleh BPBD, SAR DIY dan TNI. Ini untuk melihat potensi air yang ada di dalam Luweng Ledok,” ujarnya.
Hanto berharap apabila hasil pengujian menunjukkan debit air yang mencukupi dan stabil, sumber tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Waru.
“Harapannya dengan adanya Luweng Ledok ini, ke depan airnya bisa diangkat dan digunakan untuk kebutuhan warga masyarakat Waru,” ungkapnya.
Menurutnya, pemanfaatan sumber air tersebut tidak hanya untuk kebutuhan air bersih rumah tangga. Jika memungkinkan, air dari Luweng Ledok juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian warga, khususnya pertanian hortikultura dan tanaman sayur-sayuran.
“Sehingga bisa meringankan beban masyarakat terkait kebutuhan air bersih. Selain itu, harapannya juga bisa digunakan untuk menyokong kebutuhan pertanian hortikultura atau sayur-sayuran,” tambah Hanto.
Ia berharap keberadaan sumber air tersebut ke depan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Dengan tersedianya air untuk kebutuhan pertanian, warga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan mengembangkan usaha pertanian secara lebih baik.
“Harapannya tentu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Padukuhan Waru,” katanya.
Sementara itu, Hanto mengatakan debit air Luweng Ledok masih dalam tahap pengecekan. Setelah dilakukan uji coba pada Kamis (27/8), tim susur gua kembali melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi debit air.
“Untuk debit airnya masih proses pengecekan. Kemarin Kamis (27/8) sudah dilakukan uji coba, dan saat ini tim susur gua melakukan pengecekan lagi, apakah debitnya berkurang atau tetap stabil,” pungkasnya.
Hasil pengecekan tersebut nantinya akan menjadi gambaran awal mengenai seberapa besar potensi Luweng Ledok apabila benar-benar akan dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat Waru.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
