Peristiwa
Diawali Suara Gemuruh, Sebuah Kolam Mendadak Ambles Sedalam 6 Meter
Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah kolam di Padukuhan Petoyan, Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari mendadak menjadi perhatian warga. Pasalnya, kolam yang berlokasi di sebelah utara Kantor Kecamatan Purwosari tersebut diketahui tiba-tiba ambles. Kedalaman kolam yang sebelumnya hanya 40 centimeter saat ini pasca ambles kedalamannya mencapai 6 meter. Guna mengantisipasi amblesnya tanah meluas sehingga membahayakan warga, aparat kepolisian dari Polsek Purwosari memasang garis polisi di kolam tersebut.
Kapolsek Purwosari AKP Budi Kustanto melalui anggota Humas Polsek Purwosari Brigadir Chrismawan menceritakan, kolam seluas 15 x 8 meter tersebut diketahui ambles Sabtu (20/01/2018) pagi kemarin sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu warga mendengar suara gemuruh dari dalam bumi. Ketika ditelusuri, suara tersebut berasal dari arah kolam.
“Warga setempat mulai curiga ada sesuatu yang tidak beres lantaran sebagian pondasi bangunan di samping kolam ikut amblas dan tembok pagarnya juga mengalami retak-retak,” papar Chrismawan, Sabtu malam.
Ia sampaikan lebih lanjut, petugas yang mendatangi lokasi kemudian melakukan pengecekan. Hasil pengecekan diketahui bahwa tidak semua area kolam itu ambles, yang terpantau mengalami ambles hanya di bagian timur memanjang hingga hampir ke tengah kolam.
“Untuk yang ambles ini hanya seluar 3,5 x 5 meter,” imbuh dia.

Disinggung mengenai penyebab amblesnya kolam tersebut, Chrismawan mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih belum mengetahui penyebab pastinya. Hanya saja sebagai langkah antisipasi, anggota Polsek Purwosari memasang garis polisi di lokasi kolam yang ambles tersebut. Hal ini menurutnya dilakukan untuk mencegah masyarakat masuk ke area berbahaya tersebut sehingga berpotensi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kita juga masih belum bisa memperkirakan apakah amblesnya tanah ini akan meluas atau tidak. Yang pasti kita lakukan langkah antisipasi guna mencegah jatuhnya korban jiwa bilamana sewaktu-waktu terjadi bencana,” lanjutnya.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
