Sosial
Antisipasi Macet Selama Lebaran, Polisi Optimalkan JJLS dan Pantau Jalan-jalan Rusak
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)--Setiap tiba pada masa Lebaran, jalanan di Gunungkidul memang begitu sibuk. Sejumlah jalur utama maupun jalur alternatif dijubeli oleh kendaraan-kendaraan. Sebuah hal yang lazim terjadi mengingat pada masa ini, jalur Gunungkidul memang dibebani dengan kendaraan para wisatawan, pemudik maupun warga masyarakat sekaligus. Tak heran apabila kemudian jalur-jalur terutama di jalur utama diwarnai dengan kemacetan.
Mengantisipasi kemacetan selama musim Lebaran ini, peran Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) akan mulai dioptimalkan untuk kepentingan arus mudik maupun arus wisata. Hal tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan di jalur-jalur vital seperti jalur Jogja-Wonosari yang selama ini menjadi pusat kemacetan. Selain itu, juga akan dilakukan pemetaan kondisi jalan-jalan yang rusak yang berpotensi juga menjadi penyebab kemacetan.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan pihaknya saat ini sudah mulai melakukan pemetaan-pemetaan jalur untuk kepentingan mudik dan arus wisata di Gunungkidul. Sebab saat ini Gunungkidul tengah menjadi tujuan banyak orang saat musim lebaran tiba.
“Kita akan optimalkan JJLS sebagai jalur alternatif menuju Jogjakarta, Bantul dan arah Kota Jogja. Jadi nanti bisa jadi alternatif masyarakat ketika jalur Jogja-Wonosari atau di Kecamatan Patuk mengalami kepadatan,” kata Mega, Sabtu (11/05/2019).
Mega mengatakan, masyarakat juga wajib memahami kondisi geografis di wilayah Gunungkidul yang penuh tanjakan dan tikungan. Sehingga ketika berkendara masyarakat harus berhati-hati dan tidak melaju dengan kecepatan tinggi.

“Kami juga menghimbau agar adanya rambu-rambu yang ada di jalan. Seperti kita ambil contoh rambu-rambu di sebelum tanjakan Bundelan, Ngawen untuk kendaraan dengan tonase lebih dari 3 ton tidak boleh melintas,” ucap Mega.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk memetakan kondisi jalan. Sehingga jika nantinya ditemukan kerusakan akan dapat diperbaiki sebelum arus mudik maupun arus wisata tiba.
“Kita akan lalukan koordinasi dengan dinas PU, Dishub untuk melakukan pantauan,” kata Mega.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
