Peristiwa
Banyak Kasus dan Tak Pernah Masuk Kerja, Anggota Polisi Dipecat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Satu anggota Polres Gunungkidul diberhentikan tidak hormat dari institusi lantaran melakukan pelanggaran yang tidak dapat ditoleransi. Kamis (23/07/2020) pagi tadi, Bripda Rizky Kurniawan resmi diberhentikan sebagai anggota polisi. Yang menarik, dalam upacara pemberhentian itu, yang bersangkutan tidak hadir. Sejak beberapa waktu terakhir, Bripda Rizky memang telah menghilang dan tidak pernah terlihat bekerja di satuannya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan, menuturkan, pemecatan atau pemberhentian secara tidak hormat ini dilakukan terhadap Bripda Rizky Kurniawan dengan telah melalui sejumlah tahapan. Berbagai pertimbangan dan pembinaan sendiri telah dilakukan. Akan tetapi, yang bersangkutan masih tidak ada perubahan dan tidak menjalankan tugasnya. Sehingga pelanggaran yang dilakukan itu sudah tidak bisa ditoleransi oleh instansi.
Adapun latar belakang pemberhentian tidak hormat itu berdasar pada Pasal 14 ayat 1 huruf A Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 1 th 2003 tentang anggota Polri yang tidak masuk dalam waktu 30 hari berturut-turut. Surat keputusan pemberhentian sendiri terhitung sejak beberapa waktu lalu. Untuk apel pemberhentian tidak hormat itu, yang bersangkutan tidak menghadiri apel itu.
“Bripda Rizky diketahui tidak pernah masuk dinas (kerja),” kata AKBP Agus Setiawan.
Diketahui memang yang bersangkutan sejak beberapa waktu sudah menghilang. Bahkan informasi yang berhasil diperoleh, ada pula pelanggaran-pelanggaran lainnya. Bripda Rizky diketahui terlibat sejumlah kasus.

Bripda Rizky sendiri mulanya berdinas di Polres Sleman, namun kemudian dipindahkan ke Polres Gunungkidul. Akan tetapi, dirinya menyalahi aturan tidak masuk kerja lebih dari 30 hari tanpa adanya alasan yang dilampirkan.
“Informasi yang diterima ada banyak permasalahan juga di luar,” tambahnya.
Agus menekankan, pada seluruh anggotanya untuk menaati peraturan dan kode etik yang berlaku. Sehingga tidak ada pelanggaran yang dilakukan sampai pembinaan atau bahkan pemecatan pada seorang anggota Polri. Antisipasi yang dilakukan yakni dengan pembinaan atau pengarahan secara rohani. Kemudian memberikan arahan-arahan bagi anggota polri lainnya agar tetap menjalankan ketugasan mereka.
Pemberhentian secara tidak hormat sendiri bukan kali pertama yang dilakukan oleh polres Gunungkidul. Pasalnya tahun lalu, satu anggota polisi juga diberhentikan tidak hormat karena melanggar peraturan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
