Peristiwa
Berwisata ke Pantai Pakai Kaos Hijau, Santri Tenggelam di Laut Ngandong
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul, hingga saat ini masih dipercaya cerita mengenai larangan menggunakan pakaian yang berwarna hijau. Konon, warna ini merupakan warna kesukaan Nyi Roro Kidul sehingga setiap manusia yang menggunakan pakaian berwarna ini akan ditarik ke laut.
Entah terkait atau tidak, secara kebetulan, korban kecelakaan laut yang terjadi pada Kamis (12/04/2018) siang tadi di Pantai Ngandong, Desa Tepus, Kecamatan Tepus. Hudazianul Zikri (17) salah seorang wisatawan yang berasal dari rombongan Pondok Pondok Pesantren Imam Bukhori, Selokaton, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah tenggelam di perairan Pantai Ngandong. Beruntung, korban meski sempat pingsan lantaran terlalu banyak meminum air laut bisa diselamatkan oleh petugas Tim SAR Wilayah II Pantai Baron. Saat kejadian, korban mengenakan kaos berwarna hijau.
Sekretaris SAR Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Rombongan dari Ponpes Imam Bukhori datang ke Pantai Ngandong sejak pagi. Saat itu, salah seorang anggota rombongan, Hudazianuul bermain di wilayah perairan. Petugas SAR yang kala itu melihat Huda dan rekannya bermain terlalu ke tengah mencoba untuk memperingatkannya.
"Petugas yang berjaga sudah memperingatkan rombongan itu. Tapi mereka tidak menghiraukannya," kata Suris, Kamis siang.
Ditambahkan Suris, atas abainya himbauan itu, Huda menerima ganjarannya. Ketika ombak besar datang, dirinya tak bisa menghindar dan akhirnya tergulung dan terseret hingga ke tengah laut.
"Petugas mendapat laporan ada wisatawan mengenakan kaos hijau terseret ombak langsung terjun melakukan penyelamatan," imbuh Suris.
Petugas yang sudah siap dengan baju pelampung kemudian berenang menuju lokasi korban tenggelam. Proses evakuasi sendiri, kata Suris sempat menjadi tontonan wisatawan.
"Beberapa saat kemudian, korban berhasil diselamatkan. Huda yang sudah dalam kondisi lemas dan pingsan lalu dibawa ke Pos SAR guna mendapatkan perawatan medis," lanjut dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized5 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
