Pemerintahan
Euforia Tinggi, Tingkat Partisipasi Pilur 2021 Capai 81 Persen
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pesta demokrasi pemilihan lurah serentak di Kabupaten Gunungkidul telah usai. Tahap pelantikan rencananya akan diselenggarakan oleh Pemkab Gunungkidul pada akhir tahun 2021 mendatang. Meski saat ini masih dalam suasana pandemi covid19, namun tak menurunkan euforia masyarakat dalam helatan demokrasi ini. Adapun tingkat partisipasi warga untuk menggunakan hak pilihnya sangat tinggi.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan, pelaksanaan Pilur serentak 2021 berjalan lancar dengan pelaksanaan tahapan yang sesuai dengan yang dijadwalkan sejak awal. Adapun dari 58 Kalurahan dari 17 Kapanewon yang menyelenggarakan Pilur, Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdaftar sebanyak 236.584 orang.
“Untuk partisipasi Pilur 2021 ini mencapai 81 persen,” papar Kriswantoro, Jumat (05/11/2021).
Dalam pelaksanaannya, ada 709 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menggunakan fasilitas balai padukuhan maupun rumah-rumah warga. Edukasi terhadap masyarakat mengenai penggunaan hak suara juga dilakukan. Dalam situasi pandemi ini, pemerintah juga mengedepankan protokol kesehatan.
Disinggung mengenai evaluasi Pilur 2021 tersebut, ia mengungkapkan jika hal ini merupakan ranah panitia di Kabupaten. Sebab perlu pengumpulan sejumlah pihak yang terlibat untuk menjaring pendapat dan pengamatan di wilayah penyelenggara Pilur.

“Pilur serentak akan diselenggarakan kembali tahun 2024 mendatang,” jelasnya.
“Pelantikan untuk 56 kalurahan diselenggarakan 17 Desember 2021 sedangkan untuk Semoyo dan Pengkol dilaksanakan 30 Desember 2021,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengklaim bahwa dari awal tahapan hingga pencoblosan dan selesainya rekapitulasi surat suara semuanya berjalan aman, lancar, dan damai. Ke depan tinggal tahapan pelantikan yang diselenggarakan oleh Pemkab Gunungkidul di akhir tahun 2021.
Jajarannya mengapresiasi kerjasama masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam menjaga situasi dan kondisi pada saat penyelenggaraan Pilur serentak 2021 ini.
“Kami sangat berterimakasih atas kerjasama dalam pengamanan Pilur. Kami menghimbau agar masyarakat tetap menjaga situasi dan kondisi,” ucap Kapolres.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto. Meski sempat terjadi insiden penganiayaan di Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong hal tersebut tidak mempengaruhi pelaksanaan pilur. Hal tersebut terjadi setelah tahapan selesai.
“Untuk kasus itu akan didalami oleh Satreskrim Polres Gunungkidul. Termasuk dengan penyelidikan terlapornya,” ucap dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
