bisnis
Gandeng ATSIRI Rayakan Satu Dekade, Kopi Tuku Hadirkan Aroma dan Rasa
Jogja, (pidjar.com) – Merayakan satu dekade perjalanan bertetangga, Toko Kopi Tuku (TUKU) menggandeng Rumah ATSIRI Indonesia mempersembahkan ‘2015’.
Tajuk ‘2015’ ini sebagai upaya merekam kembali sebuah memori pagi di Cipete, Jakarta Selatan, saat kopi hitam baru dipanggang memenuhi udara, ruang roasting dan toko masih menyatu dengan kudapan manis tersaji di etalase.
CXO TUKU, Vella Siahaya mengatakan, peluncuran koleksi ini dilakukan di TUKU Kotabaru, Yogyakarta, sebagai bentuk selebrasi atas kesamaan nilai dan semangat dalam mengenalkan kekayaan lokal Indonesia.
“Kenapa di Yogyakarta? Karena dekat dengan Tawangmangu yang merupakan kebun dari Rumah ATSIRI Indonesia,” katanya di TUKU Kotabaru Yogyakarta, Sabtu (12/7/2025).

Vella mengungkapkan, rangkaian kolaborasi ini melahirkan tiga produk seperti Eau de Parfum 10 mL, Hand Wash 500 mL, dan Pocket Hand Sanitizer 30 mL. Seluruh produk dirancang untuk merefleksikan atmosfer hangat yang lekat dengan pengalaman minum kopi di TUKU.
Menurutnya, wewangian ini menyajikan perjalanan aroma dari jeruk dan stroberi, berpadu dengan aroma kopi yang familiar, dilanjutkan manisnya waffle dan blueberry, hingga berakhir dengan kehangatan karamel, vanila, musk, dan gaharu.
“Aroma dan rasa sudah jadi bagian dari cara orang Indonesia menyampaikan makna, dari dapur sampai toko kopi. Di TUKU itu bukan hanya soal menikmati tapi mengingat. Kolaborasi ini jadi cara kami mengenang awal langkah kami dan berbagi hangatnya cerita itu kepada tetangga,” jelasnya.
Dipilihnya Rumah ATISIRI Indonesia, jelas Vella, karena merasa ada kesamaan value. Ia menilai, ada satu benang merah rasa dan aroma yang selalu dijaga.
“Rasa dan aroma nya yang ingin kita rayakan bareng-bareng dan kebetulan tahun ini TUKU 10 tahun, terus kita ingin merekam bagaimana langkah awal kita, TUKU di tahun 2015,” lanjutnya.
Menurut Vella, proses kolaborasi ini dimulai dari pencarian aroma sejak lebih dari setahun lalu agar bisa menghasilkan aroma yang bisa menggugah memori tentang masa-masa awal TUKU berdiri.
“Dari sisi cerita tentu tidak dibuat-buat, jadi memang ada ketulusan yang bisa kita kasih bareng-bareng. Karena store TUKU ini juga masih baru, jadi kita ingin merasakan dan merayakan rasa dan aroma bersama ATSIRI disini,” ungkapnya.
Sementara itu, Founder Rumah ATSIRI Indonesia, Natasha Clairine menambahkan, ia merasa kagum terhadap perjalanan TUKU yang telah lebih dulu lahir sebagai brand lokal yang kuat. Karenanya, dalam menghasilkan aroma yang sesuai, ia harus melakukan percobaan hingga berulang kali, bahkan sampai mengulang dari awal.
“Aromanya yang sama ini harus diuji coba berkali-kali dan membutuhkan waktu setahun. Kami coba merespon bagaimana tim TUKU itu mentranslate, bagaimana awalnya TUKU pertama kali lahir lewat aroma yang kami hasilkan ini,” ungkapnya.
Tiga produk hasil kolaborasi ini dibanderol dengan harga yang terjangkau dengan rincian Hand Sanitizer Rp30 ribu, Eau de Parfum Rp100 ribu, dan Hand Wash Rp150 ribu. Ketiganya bisa menjadi pilihan untuk membawa pulang ‘kenangan’ dari Cipete dalam bentuk aroma.
“Semuanya mencoba menggambarkan bagaimana TUKU pertama kali hadir. Pertemuan antara rada dan aroma yang dirancang menangkap momen sehari-hari dan ketulusan dalam bertumbuh secara organik bersama,” paparnya.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari kegiatan komunitas Kumpul Keluarga Tuku, dan dimeriahkan dengan penampilan spesial dari band Mocca yang turut menambah nuansa nostalgia dalam peluncuran di Yogyakarta. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi yang lahir dari kejujuran dan kesamaan visi dapat menjadi penghubung kuat antar komunitas. (Ken).
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
