bisnis
Harga Emas Melejit Jelang Lebaran, Hakabe Gold Jewelry Tawarkan Program Cicil Ringankan Investasi
Jogja,(pidjar.com)– Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tren pembelian emas di Yogyakarta justru semakin meningkat di tengah harga yang terus meroket. Saat ini, harga emas diketahui telah menyentuh kisaran Rp 3,1 juta per gram. Kondisi tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berinvestasi, bahkan momentum Lebaran menjadi salah satu pemicu meningkatnya transaksi.
Owner Hakabe Gold Jewelry, dr. Vera Kurniawati, mengatakan bisnis emas memiliki karakteristik berbeda dibandingkan sektor lain. Ketika harga naik, minat beli justru semakin tinggi.
“Emas ini agak berbeda. Kalau harganya cenderung naik, dia akan semakin ramai. Tapi kalau turun, biasanya justru sepi,” ujarnya saat ditemui di sela pameran BSI Fest Ramadan di Ambarrukmo Plaza, Kamis (26/2/2026).
Menurut Vera, menjelang Lebaran, masyarakat tidak hanya membeli emas untuk investasi, tetapi juga sebagai perhiasan yang dikenakan saat Hari Raya. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, pihaknya menghadirkan program cicil emas bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia.
Melalui program tersebut, pembelian emas batangan HK cukup dengan membayar uang muka 20 persen. Sistemnya menyerupai gadai, di mana barang sudah tersedia dan dapat ditebus sewaktu-waktu. Sementara untuk emas jenis Antam, pembayaran awal sekitar 10 persen dari harga emas yang diinginkan.
Vera menjelaskan, skema cicilan dengan tenor hingga lima tahun menjadi daya tarik utama. Bahkan, sebelum masa cicilan berakhir, nilai emas umumnya sudah mengalami kenaikan harga.
“Belum sampai lima tahun biasanya sudah untung. Kenaikan harga emas bisa 10 sampai 30 persen per tahun. Rata-rata sekitar 5 persen per bulan. Jadi secara hitungan investasi tetap menguntungkan,” jelasnya.
Selain investasi, tren pembelian emas menjelang Lebaran juga didominasi pesanan custom, khususnya gelang nama yang banyak digunakan sebagai aksesori saat bersilaturahmi di Hari Raya. Produk best seller untuk individu berada di ukuran 5 gram dan 10 gram, sementara untuk kebutuhan perusahaan seperti hampers atau souvenir, ukuran 0,5 gram hingga 1 gram lebih diminati.
Vera memastikan stok emas di tokonya selalu tersedia, termasuk koleksi edisi khusus seperti shio. Ia pun optimistis tren pembelian emas akan terus meningkat hingga mendekati Idul Fitri.
“Stok aman, tidak perlu khawatir. Harga juga kompetitif. Biasanya menjelang Lebaran memang semakin ramai, baik untuk investasi maupun untuk dipakai saat Hari Raya,” pungkasnya. (Rosa)
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Budaya15 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
