film
Kisah Cinta dan Perjuangan di Baby Udon, Denny Sumargo Tampil Emosional sebagai Hajime
Jogja,(pidjar.com)– Sosok Denny Sumargo kembali menunjukkan sisi berbeda lewat film Baby Udon. Aktor yang selama ini dikenal lewat berbagai konten hiburan dan penampilannya yang kocak justru menghadirkan akting penuh emosi sebagai Hajime Kondoh dalam film yang terinspirasi dari kisah nyata tersebut.
Film drama romantis garapan sutradara Fajar Bustomi ini diproduksi Sumargo Films bersama LYTO Pictures. Baby Udon dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
Cerita film berpusat pada Fanny dan Hajime, pasangan yang dipertemukan dalam perjalanan hidup hingga akhirnya memutuskan menikah dan membangun keluarga. Namun, keinginan mereka untuk memiliki buah hati menghadapi berbagai tantangan.
Di tengah perjuangan tersebut, Hajime harus menerima kenyataan setelah didiagnosis mengidap kanker. Kondisi itu membuat Fanny berada dalam situasi sulit. Ia harus mendampingi sang suami sekaligus mempertahankan harapan untuk mewujudkan impian mereka memiliki anak.
Perjalanan keduanya menjadi gambaran tentang cinta, keluarga, kehilangan, sekaligus harapan yang tetap dipertahankan meski menghadapi keadaan berat.

Kisah tersebut turut dibawa dalam acara meet & greet pemain Baby Udon di Ambarukmo Plaza (Amplaz) Yogyakarta, Senin (17/8/2026). Denny Sumargo hadir sebagai produser sekaligus pemeran Hajime, bersama Caitlin Halderman yang memerankan Fanny Kondoh dan Vonny Anggraini. Fanny Kondoh juga hadir sebagai sosok nyata yang kisah hidupnya menjadi inspirasi film.
Menariknya, Denny sebenarnya tidak dipersiapkan untuk memainkan karakter Hajime. Pada awal produksi, ia hanya bertugas sebagai produser melalui Sumargo Films yang berkolaborasi dengan LYTO Pictures.
“Jujur, awalnya saya hanya bertindak sebagai produser. Kami sudah menawarkan peran Hajime ke beberapa nama besar, tetapi tidak ada yang bisa karena bentrok jadwal, bahkan ada yang tidak merespons,” ujar Denny.
Proses persiapan bahkan sempat tertunda selama delapan bulan. Kondisi tersebut akhirnya membuat Denny mengambil keputusan untuk memerankan Hajime sendiri.
Keputusan itu sekaligus menjadi tantangan bagi Denny untuk keluar dari karakter yang selama ini melekat pada dirinya. Melalui Hajime, ia dituntut menampilkan pergulatan emosional seorang suami yang berusaha mempertahankan harapan bersama pasangannya.
Menurut Denny, kekuatan Baby Udon terletak pada pesan kemanusiaan yang dibawanya. Film ini tidak hanya berbicara mengenai kisah cinta, tetapi juga menyentuh perjuangan pasangan yang mendambakan anak, menghadapi penyakit, serta melewati masa kehilangan.
Jajaran pemain Baby Udon juga diperkuat sejumlah nama, antara lain Naufal Samudra Weichert sebagai Toni, Ayya Renita sebagai Susi, Putri Ayudya sebagai Dr. Sinthia, Alfie Alfandi sebagai Dr. Richard, Miyu Okazaki sebagai Yumiko, Hiroaki Kato sebagai Hiro, Nobuyuki Suzuki sebagai Suzuki, Alexandra Vallerie sebagai Ayu, Royhan Hidayat sebagai Teddy, Reinold Lawalata, dan Hafni Thalib.
Melalui perjalanan Fanny dan Hajime, Baby Udon mencoba menyampaikan bahwa harapan dapat tetap tumbuh bahkan ketika seseorang berada dalam situasi paling sulit.
“Semoga pesan tentang harapan ini sampai ke hati kalian,” tutur Fanny.
Film Baby Udon akan hadir di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026, membawa kisah cinta yang tidak hanya menguras emosi, tetapi juga mengajak penonton memaknai arti keluarga dan harapan.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
