Connect with us

Info Ringan

Resep Lamian Kuah Daging Sapi

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar.com)–Olahan mie khas China lainnya adalah lo mein atau lamian dari Guangdong. Hidangan ini merujuk pada semua jenis hidangan yang dibuat dengan tepung terigu dan mie telur yang direbus secara terpisah yang kemudian dimasukkan ke dalam saus gurih dan dicampur dengan berbagai sayuran atau daging yang digoreng. Jika dimasak dengan benar, lo mein akan jadi kenyal dan agak padat, seperti pasta Italia atau ramen Jepang. Untuk rasa umami yang kuat, biasanya orang China membumbui hidangan lo mein dengan minyak wijen, tiram atau kecap, daun bawang, dan jahe. Berikut resep lamian kuah yang dilansir dari cookpad.

Bahan-bahan

Untuk  3-4 porsi

  • 150 gram daging sapi (jenisnya pilih yg berdaging saja)
  • 600 cc air
  • 1/8 sdt (sejumput) jinten bubuk
  • 1/8 sdt (sejumput) kayu manis bubuk
  • 1/8 sdt (sejumput) ketumbar bubuk
  • 1/8 sdt (sejumput) pala bubuk
  • 1/2 sdt lada hitam
  • 3 buah bunga lawang/pekak
  • 3 butir bawang merah besar
  • 1/4 bawang bombay uk. Besar
  • 1 tangkai bagian akar daun bawang
  • 1 sdt kaldu jamur
  • 3 buah jamur shitake
  • 100 gr lobak putih
  • 3 iris jahe
  • 5 sdt garam
  • 1 bungkus Mi telur
  • 4 batang kucai (taburan)
  • Minyak cabe
Berita Lainnya  Enam Olahan Kuliner dari Teri

Langkah

  1. Didihkan air, jika sudah mendidih masukkan daging. Rebus 40 menit. Buang airnya. Isi kembali dengan air. Didihkan hingga 40 menit. Buang kembali airnya. Untuk setting apinya, api besar.
  2. Isi kembali airnya. Rebus dengan api sedang selama 1 jam. Angkat daging. Iris tipis tipis.
  3. Masukkan bumbu bubuk dan rempah lainnya, kecuali lobak dan bahan taburan. Masukkan irisan daging sapi. Biarkan mendidih, gunakan api kecil.
  4. Setelah mendidih masukkan lobak yang sudah dipotong dan dicuci. Biarkan hingga lobak transparan
  5. Mi kuah daging (ala golden lamian) langkah memasak 4 foto
  6. Ambil bumbu2 yang tidak diperlukan (onggokan bawang bombay, daun bawang, bunga lawang, jahe, dll) sisakan hanya kaldu, lobak, dan jamur.
  7. Biarkan mendidih perlahan. Sementara itu, rebus mi telur selama 2 menit. Tiriskan, letakkan di mangkuk. Siram dengan kuah panas. Beri jamur, daging, dan lobak. Taburkan kucai/daun bawang dan beri minyak cabai (jika suka). Siap disajikan
Berita Lainnya  Praktik Seating System dan Table Manner Course, Mahasiswa D3 STIPRAM Yogyakarta Ajak Orang Tua

 

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata15 jam yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata7 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler