bisnis
Hingga September , KA Bandara Yogyakarta Capai 2 Juta Penumpang
Jogja, (pidjar.com) — Daerah Istimewa Yogyakarta yang kaya akan budaya dan sejarah, kembali menunjukkan kepopulerannya sebagai tujuan wisata unggulan. Tercatat hingga bulan September 2024 ini, jumlah penumpang Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mencapai 2.027.793 orang.
Jumlah tersebut menjadi bukti nyata bahwa Yogyakarta terus menarik perhatian wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Corporate Communication KAI Bandara, Sosiawan Surbakti mengatakan, berdasarkan data terbaru dari KAI Bandara, jumlah pengunjung terbesar datang ke Yogyakarta pada bulan Juli yaitu sebesar 261.780 penumpang. Jumlah tersebut bertepatan dengan libur sekolah dan pameran seni ARTJOG.
“Ini menunjukkan bahwa KA Bandara di Yogyakarta berkontribusi signifikan dalam mempermudah akses transportasi bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kekayaan budaya dan keindahan alam Yogyakarta. Layanan cepat dan nyaman ini menjadikan perjalanan ke dan dari bandara lebih efisien,” katanya, Jum’at (18/10/2024).

Menurut Sosiawan, denga pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat, pihaknya optimis Yogyakarta akan semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang menarik.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperluas jaringan kami demi mendukung pertumbuhan pariwisata di Yogyakarta,” ujarnya.
Di sisi lain, data dari KAI di Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun tertinggi yang dikunjungi oleh wisatawan asing. Tercatat, pada bulan Januari hingga September ada sebanyak 103.353 penumpang yang menggunakan kereta api jarak jauh untuk berkunjung ke Yogyakarta.
“Peningkatan jumlah pengunjung juga didorong oleh berbagai acara seni, olahraga dan festival yang berlangsung di Yogyakarta, seperti ARTJOG, Wayang Jogja Night Carnival, KAI Bandara Glow Night Fun Run dan kegiatan budaya lainnya. Hal ini memberikan nilai tambah bagi pengalaman wisatawan yang datang ke kota ini,” tandas Sosiawan.
Selain itu, beberapa stasiun KAI di wilayah Daop 6 saat ini sudah mengintegrasikan berbagai macam moda transportasi baik darat dan udara yang menghubungkan antar wilayah. Stasiun-stasiun yang sudah terintegrasi dengan transportasi umum wilayah yaitu Stasiun Yogyakarta (Stasiun Tugu) terintegrasi dengan kereta jarak jauh, Kereta Bandara YIA, Commuter Line, Trans Jogja, dan Damri.
Stasiun Wates terhubung dengan kereta jarak jauh, kereta Bandara YIA, dan Commuter Line. Yogyakarta International Airport terkoneksi dengan Kereta Bandara YIA.
“Dengan infrastruktur transportasi yang semakin baik, kami berharap Yogyakarta akan terus berkembang dan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi setiap wisatawan. Mari kita dukung Yogyakarta sebagai tujuan wisata yang harus dikunjungi, ” imbuh Sosiawan.
Sosiawan menghimbau kepada penumpang untuk dapat melakukan pemesanan tiket dengan segera untuk memastikan ketersediaan tempat dan mengingatkan kepada penumpang agar memilih KA dengan waktu yang cukup sebelum keberangkatan pesawat
” Dua jam sebelum keberangkatan domestik atau tiga jam sebelum keberangkatan internasional,” pungkasnya. (Ken).
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
