Advertorial
Hujat Razia Polisi di Status WA, Remaja Harus Berurusan Dengan Hukum
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bagi mereka yang biasa ceplas-ceplos di media sosial, kini perlu lebih hati-hati. Penebar kebencian melalui berbagai media, termasuk media sosial, bisa diancam pidana. Seperti yang dialami RDA (17) warga Banguntapan, Kabupaten Bantul yang menghujat Polisi Lalu Lintas Gunungkidul di status WA. Akibat memposting kata-kata kotor dirinya harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Rudi Prabowo melalui Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Gatot Sukoco mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika bulan Februari 2018 lalu, petugas kepolisian menggelar razia kelengkapan kendaraan bermotor di Jalan Wonosari – Semanu tepatnya di Padukuhan Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari.
Entah apa yang terbesit di pikiran remaja tersebut, ia lantas memotret giat yang dilakukan oleh petugas kepolisian. Bukan seperti kebanyakan orang yang memotret untuk memberikan informasi cegatan, namun rupanya, hasil foto yang didapatkan diniatkan untuk menghujat kegiatan razia polisi lewat status WA nya.
"Saat diperiksa itu, RDA memotret anggota yang sedang bertugas," kata Gatot, Selasa (20/03/2018).
Rupanya, aksi konyol RDA berujung masalah. Hal ini lantaran ketika petugas kemudian mendapati status WhatsApp berisi gambar anggota Sat Lantas Gunungkidul yang sedang melaksanakan giat penindakan dengan kata-kata kotor "TAIK". Atas tindakan tersebut, anggota yang sedang melaksanakan tugas pun melaporkan kejadian ke SPKT Polres Gunungkidul.
"Itu termasuk tindak pidana transaksi elektronik yang bermuatan penghinaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE)," terang Gatot.
Akibat kejadian tersebut RDA sendiri sempat diamankan petugas. Namun lantaran masih dibawah umur, kasus yang menyangkut RDA tersebut diselesaikan secara Diversi.
"Kita menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dan santun dalam bertutur kata. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," pungkas dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
